“Hal ini akan memperkuat kredibilitas Pemkab Bangka di mata publik dan menunjukkan keseriusan dalam transparansi informasi,” tuturnya.
Senada dengan Rikky, Koordinator PSI, Fahriani, menyampaikan bahwa hasil E-Monev Pemkab/Kota akan dipresentasikan pada awal Desember 2024. Presentasi ini merupakan kesempatan bagi setiap kabupaten/kota untuk memaparkan pencapaian mereka terkait keterbukaan informasi.
Ia juga mengungkapkan bahwa dari tujuh kabupaten/kota yang telah dijadwalkan untuk mengikuti E-Monev, ada dua kabupaten yang belum berpartisipasi, yaitu Kabupaten Bangka Barat dan Kabupaten Bangka Selatan.
“Kami berharap tahun depan, seluruh kabupaten bisa ikut serta dalam E-Monev ini agar indeks keterbukaan informasi publik (IKIP) Babel bisa bertahan atau bahkan meningkat. Tahun lalu, kita berhasil menduduki peringkat kedelapan nasional, dan harapan kami bisa masuk lima besar,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Bangka, Teddy Sudarsono, menyatakan komitmen Pemkab Bangka dalam mendukung keterbukaan informasi. Ia menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya membangun komunikasi yang baik dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Bangka untuk mewujudkan transparansi informasi bagi masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas bimbingan KI Babel. Kami berharap komunikasi ini tetap terjalin, agar apa yang menjadi kekurangan kami dapat segera diperbaiki. Ini adalah komitmen kami untuk mendukung indeks IKIP bagi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ujar Teddy dalam sambutannya.
Selain memantau keterbukaan informasi, E-Monev juga menjadi sarana edukasi bagi setiap badan publik untuk terus memperbaiki mekanisme pelayanan informasi. KI Babel berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap transparansi pelayanan publik di Kabupaten Bangka dan wilayah Bangka Belitung secara keseluruhan.
Melalui evaluasi yang berkala dan terstruktur ini, masyarakat akan semakin mudah mengakses informasi dari pemerintah, yang pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah daerah.
KI Babel juga menegaskan bahwa keterlibatan pimpinan dalam proses keterbukaan informasi sangat berpengaruh terhadap hasil evaluasi. Hadirnya pimpinan daerah, seperti PJ Bupati Bangka, dalam sesi presentasi nanti akan memberikan pesan kuat bahwa keterbukaan informasi bukan hanya tugas OPD, tetapi juga komitmen dari seluruh elemen pemerintahan.
Melalui pelaksanaan E-Monev ini, KI Babel berharap agar seluruh badan publik di Bangka Belitung semakin konsisten dalam menjalankan prinsip keterbukaan informasi publik.
Harapannya, seluruh kabupaten/kota dapat lebih aktif berpartisipasi, sehingga IKIP Babel dapat terus ditingkatkan dan memberikan kebanggaan bagi masyarakat Bangka Belitung di tingkat nasional. (KBO Babel)
