Kamis, 9 Juli 2026 WIB
BREAKING
OPINI

Peran Masyarakat Dalam Melawan Mafia Tambang dan Korupsi: Mengawal Hukum Demi Masa Depan Bangka Belitung

Peran Masyarakat Dalam Melawan Mafia Tambang dan Korupsi
Foto: BANGKA BELITUNG, JOURNALARTA.COM - Korupsi dalam tata kelola tambang timah dan praktik tambang ilegal di Bangka Belitung telah lama menjadi momok yang…

BANGKA BELITUNG, JOURNALARTA.COM – Korupsi dalam tata kelola tambang timah dan praktik tambang ilegal di Bangka Belitung telah lama menjadi momok yang menggerogoti sendi-sendi perekonomian daerah serta merusak ekosistem lingkungan. Saat Kejaksaan Republik Indonesia berani membongkar jaringan mafia tambang dan menyelamatkan potensi kerugian negara yang mencapai ratusan triliun rupiah, upaya tersebut justru mendapat perlawanan yang sistematis dan masif.

Perlawanan ini dilakukan oleh para pelaku kelompok kepentingan yang mengatasnamakan masyarakat Bangka Belitung dalam jaringan mafia tambang dan penjahat lingkungan.

Kejaksaan RI telah menunjukkan keberhasilan besar dalam membongkar praktik korupsi yang melibatkan cukong-cukong tambang besar seperti Tamron alias Aon, Sugito Gunawan alias Awi, Hendri Lie dan terdakwa lainnya.

Keberhasilan ini tidak hanya membuktikan komitmen institusi tersebut dalam melindungi aset negara tetapi juga mengirim pesan bahwa keadilan tidak bisa dibeli.

Langkah hukum yang tegas terhadap lima korporasi smelter yang terlibat dalam kasus ini menunjukkan betapa pentingnya peran negara dalam menindak pelaku kejahatan ekonomi dan lingkungan.

Sesuai dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, kerugian negara akibat korupsi harus dipulihkan, dan pelaku wajib dihukum sesuai dengan kadar kejahatan mereka.

Namun, perjuangan Kejaksaan RI ini justru mendapatkan serangan balik. Salah satu serangan yang menonjol adalah pelaporan terhadap saksi ahli Bambang Hero atas tuduhan memberikan keterangan palsu di pengadilan. Padahal, kesaksiannya didukung data valid dan audit resmi. Langkah ini terkesan sebagai upaya intimidasi dan kriminalisasi untuk melemahkan proses hukum.

Namun, penting untuk dicatat bahwa keberanian Kejaksaan RI tidak hanya menjadi tonggak penegakan hukum, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat Bangka Belitung untuk ikut serta dalam memperjuangkan keadilan.

Elemen masyarakat dari lintas generasi dan profesi yang tergabung dalam Forum Bangka Belitung Menggugat (BBM) menjadi contoh nyata bagaimana peran serta masyarakat dapat membantu pemerintah dalam melawan praktik korupsi dan kerusakan lingkungan yang telah berlangsung lama.

 

Vonis Ringan yang Mengusik Rasa Keadilan

Halaman:123Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda