Senin, 6 Juli 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Ade Agustina Tegas: Jika Ada Oknum Bermain di Lapas, Saya Pastikan Dicopot!

Ade Agustina Tegas
Foto: PANGKALPINANG, JOURNALARTA.COM — Gelombang kritik terhadap kondisi Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang akhirnya memuncak dalam sebuah audiensi terbuka…

PANGKALPINANG, JOURNALARTA.COM — Gelombang kritik terhadap kondisi Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang akhirnya memuncak dalam sebuah audiensi terbuka antara insan pers dengan jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (21/5/2026).

Pertemuan yang digelar di kantor Kanwil Ditjenpas Babel itu berlangsung hangat namun sarat kritik tajam. Sekitar 15 peserta dari unsur Kantor Berita Online (KBO) Babel dan Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Bangka Belitung hadir menyampaikan berbagai sorotan terkait dugaan lemahnya pengawasan hingga maraknya pemberitaan negatif yang terus menyeret nama Lapas Narkotika Pangkalpinang ke ruang publik.

Audiensi tersebut sejatinya merupakan pengganti dari rencana aksi unjuk rasa besar-besaran yang sebelumnya akan melibatkan ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat. Namun demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, agenda aksi akhirnya dialihkan menjadi forum dialog langsung bersama Kepala Kanwil Ditjenpas Babel, Ade Agustina.

Penanggung jawab aksi, Rikky Fermana, menegaskan keputusan membatalkan demonstrasi bukan berarti kritik terhadap persoalan di dalam Lapas mereda.

Menurutnya, justru audiensi dipilih agar kritik dapat disampaikan lebih substansial dan terbuka di hadapan pihak yang memiliki kewenangan melakukan evaluasi.

“Demi terciptanya kondisi kamtibmas yang kondusif, kami memilih jalur audiensi. Tapi bukan berarti persoalan di Lapas selesai begitu saja. Kami tetap menyampaikan kritik dan masukan secara terbuka terkait kondisi Lapas di Bangka Belitung, khususnya Lapas Narkotika Pangkalpinang,” ujar Rikky.

Ia menilai, derasnya pemberitaan mengenai dugaan penyalahgunaan di dalam Lapas seharusnya menjadi alarm keras bagi institusi pemasyarakatan untuk segera berbenah.

Namun yang terlihat ke publik justru lebih banyak narasi pencitraan dibanding langkah pembenahan yang nyata.

“Pemberitaan terkait Lapas Narkotika Pangkalpinang sudah sangat masif. Tapi sampai hari ini publik masih mempertanyakan keseriusan pembenahan di internal. Yang muncul malah berita-berita seolah semuanya baik-baik saja, bersih dari penyalahgunaan HP maupun dugaan penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Nada kritik lebih keras juga disampaikan Sekretaris PJS Bangka Belitung, Muhamad Zen. Di hadapan Kakanwil dan jajaran Ditjenpas, ia menyebut keterlibatan insan pers dalam rencana aksi menjadi sinyal bahwa persoalan di dalam Lapas sudah berada pada tahap yang sangat memprihatinkan.

Halaman:12Semua Halaman

(YF)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda