Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Pangkalpinang periode 2026-2031 yang baru dilantik mendapat harapan khusus dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik setempat. Para alumni Paskibraka ini didorong untuk menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat, sekaligus mengikuti jalur pembinaan lebih lanjut sebagai Duta Pancasila.
Kepala Kesbangpol Kota Pangkalpinang Donal Tampubolon menyampaikan harapan tersebut usai menghadiri pelantikan pengurus PPI di Balai Besar Betason Gedung Tudung Saji, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (2 Juni 2026). Pelantikan ini menandai dimulainya periode kepengurusan baru organisasi alumni Paskibraka untuk lima tahun ke depan.
“Untuk adik-adik Paskibraka tahun 2025 yang kini menjadi anggota Purna Paskibraka Indonesia, kami berharap dapat menjalankan tugas di masyarakat dengan menunjukkan jiwa dan semangat Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Donal.
Dua Jalur Organisasi Alumni Paskibraka
Donal menjelaskan struktur organisasi yang menaungi para alumni Paskibraka saat ini terbagi dalam dua jalur berbeda dengan fungsi yang saling melengkapi. Pemahaman terhadap perbedaan kedua wadah ini penting bagi pengurus yang baru dilantik.
Purna Paskibraka Indonesia (PPI) merupakan organisasi alumni yang menghimpun seluruh mantan anggota Paskibraka. Organisasi ini bersifat mandiri dan berfungsi sebagai wadah silaturahmi serta pengembangan kapasitas para alumninya. Semua alumni Paskibraka secara otomatis menjadi anggota PPI setelah masa tugas mereka berakhir.
Sementara itu, Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) berada di bawah pembinaan langsung Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Kesbangpol. DPPI merupakan wadah khusus bagi alumni Paskibraka yang telah menjalani pendidikan dan pelatihan intensif serta dinyatakan lulus sebagai Duta Pancasila.
“DPPI adalah mereka yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan serta dinyatakan lulus sebagai Duta Pancasila,” jelas Donal. Keanggotaan DPPI tidak bersifat otomatis dan memerlukan proses seleksi serta pelatihan tambahan di luar jalur pembinaan reguler PPI.
Dorongan Mengikuti Diklat Duta Pancasila
Kepala Kesbangpol Pangkalpinang secara khusus mendorong para pengurus PPI yang baru dilantik untuk tidak berhenti pada status sebagai alumni semata. Ia mengajak mereka mengikuti pendidikan dan pelatihan Duta Pancasila agar dapat berperan lebih aktif dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di masyarakat.
Menurut Donal, tidak semua anggota PPI secara otomatis menjadi anggota DPPI. Untuk memperoleh status sebagai Duta Pancasila, para alumni harus mengikuti tahapan pendidikan dan pelatihan khusus serta lolos dalam seleksi yang telah ditentukan oleh BPIP dan Kesbangpol.
“Kami berharap ke depan mereka bisa mengikuti diklat Duta Pancasila dan dinyatakan lulus, sehingga dapat berperan lebih aktif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan,” katanya. Program Duta Pancasila dirancang untuk memperdalam pemahaman ideologi negara dan melatih kemampuan advokasi nilai Pancasila di tingkat akar rumput.
Duta Pancasila memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan NKRI melalui edukasi dan sosialisasi nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda maupun masyarakat umum. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan wajah Pancasila secara kontekstual dalam kehidupan sosial sehari-hari.
Apresiasi atas Soliditas dan Pembinaan PPI
Donal memberikan apresiasi terhadap soliditas organisasi PPI yang dinilai memiliki sistem pembinaan berkelanjutan terhadap para anggotanya. Proses pembinaan ini dimulai sejak peserta mengikuti seleksi Paskibraka hingga dikukuhkan sebagai anggota Purna Paskibraka Indonesia.
“PPI merupakan organisasi yang cukup solid karena para anggotanya telah melalui proses pendidikan dan pembinaan yang panjang, mulai dari seleksi hingga dikukuhkan sebagai Purna Paskibraka,” ujarnya. Proses seleksi Paskibraka dikenal ketat, meliputi tahapan fisik, mental, baris-berbaris, dan pemahaman wawasan kebangsaan.
Kepala Kesbangpol berharap semangat kebangsaan, disiplin, dan jiwa kepemimpinan yang telah ditanamkan selama proses pembinaan dapat terus dipertahankan dan diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi modal sosial yang membedakan alumni Paskibraka dari organisasi kepemudaan lainnya.
“Nilai-nilai tersebut harus terus dijaga agar para anggota PPI dapat menjadi contoh yang baik bagi generasi muda maupun masyarakat luas,” tambah Donal. Ia menekankan peran alumni Paskibraka tidak berhenti setelah tugas seremonial berakhir, melainkan berlanjut sebagai tanggung jawab moral di tengah masyarakat.
Relevansi Pengamalan Pancasila di Era Modern
Pelantikan pengurus PPI Pangkalpinang periode 2026-2031 berlangsung di tengah dinamika sosial-politik yang menuntut penguatan kembali nilai-nilai kebangsaan. Organisasi alumni Paskibraka seperti PPI memiliki peran strategis dalam menjaga transmisi nilai Pancasila kepada generasi milenial dan Gen Z.
Para alumni Paskibraka umumnya berasal dari kalangan pelajar terpilih yang telah dibekali pemahaman ideologi negara dan pengalaman seremonial kenegaraan. Modal ini menjadikan mereka agen potensial untuk menerjemahkan Pancasila dalam konteks kehidupan modern yang sering menghadapi tantangan narasi radikalisme, intoleransi, dan disintegrasi sosial.
Dalam konteks Kota Pangkalpinang, kehadiran pengurus PPI yang aktif diharapkan dapat memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Babel sebagai wilayah dengan dinamika ekonomi berbasis sumber daya alam memerlukan pemuda yang mampu menjaga harmoni di tengah berbagai kepentingan.
Kesbangpol sebagai lembaga pembina ideologi di tingkat daerah menempatkan PPI dan DPPI sebagai mitra strategis dalam program penguatan wawasan kebangsaan. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak segmen masyarakat, terutama generasi muda yang rentan terhadap disinformasi dan narasi antikebangsaan.
Harapan untuk Periode Kepengurusan Baru
Periode kepengurusan PPI Kota Pangkalpinang 2026-2031 membawa tanggung jawab besar dalam meneruskan estafet pengamalan Pancasila. Pengurus yang baru dilantik diharapkan tidak hanya aktif secara organisasi internal, tetapi juga mampu menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk program-program kebangsaan.
Donal Tampubolon menegaskan komitmen Kesbangpol untuk terus mendukung aktivitas PPI, termasuk memfasilitasi anggota yang berminat mengikuti pendidikan Duta Pancasila. Dukungan ini mencakup koordinasi dengan BPIP, penyediaan narasumber, dan integrasi dengan program-program pembinaan ideologi di tingkat kota.
Bagi masyarakat Pangkalpinang, keberadaan pengurus PPI yang aktif dan terlatih sebagai Duta Pancasila diharapkan dapat menjadi rujukan nilai di tengah dinamika sosial yang terus berubah. Semangat yang ditunjukkan saat mengibarkan bendera merah putih di upacara kenegaraan kini dituntut untuk diterjemahkan dalam tindakan nyata sehari-hari.
Pelantikan ini menjadi titik awal bagi para alumni Paskibraka 2025 untuk berkontribusi lebih jauh. Dengan bekal disiplin, kepemimpinan, dan pemahaman kebangsaan, mereka diharapkan mampu menjadi teladan generasi muda Pangkalpinang dalam menghadirkan Pancasila yang hidup di tengah masyarakat.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.