Real Sporting de Gijón memasuki babak penutup musim LaLiga 2 dengan beban emosional dan finansial yang tidak ringan. Dalam pertandingan terakhir melawan Granada yang dijadwalkan pukul 21.00 waktu setempat, klub asal Asturias ini tidak hanya akan mengakhiri kampanye yang jauh dari harapan, tetapi juga menyaksikan empat tokoh penting mengucapkan selamat tinggal.
Pelatih Borja Jiménez dipastikan meninggalkan kursi kepelatihan setelah gagal membawa tim menembus zona playoff. Bersamanya, tiga pemain senior—Christian Joel, Eric Curbelo, dan kapten Kevin Vázquez—juga akan mengakhiri masa bakti mereka di El Molinón karena tidak mendapat tawaran perpanjangan kontrak. Keempatnya akan secara resmi berpisah dengan klub pada Juni mendatang.
Taruhan Finansial di Balik Laga Terakhir
Meski posisi playoff sudah tidak mungkin diraih, pertandingan melawan Granada masih menyimpan nilai strategis. Sporting Gijón berpeluang meraih hingga 350.000 euro (sekitar Rp 5,6 miliar) dari dana distribusi hak siar televisi, tergantung posisi akhir mereka di klasemen.
Saat ini Los Rojiblancos berbagi posisi dengan Ceuta dan Andorra di peringkat ke-11 dengan koleksi 58 poin. Setiap perubahan satu peringkat—naik atau turun—akan berdampak langsung pada alokasi dana yang diterima klub dari La Liga. Albacete berada satu poin di atas mereka di posisi kesepuluh, sementara Córdoba unggul dua poin di peringkat kesembilan.
Dalam konteks klub divisi kedua yang sangat bergantung pada stabilitas finansial, selisih ratusan ribu euro bisa menentukan anggaran transfer dan operasional musim depan. Ini menjadikan laga penutup bukan sekadar formalitas, melainkan pertarungan ekonomi yang nyata.
Skuad Terpangkas Jelang Laga Penutup
Borja Jiménez menghadapi tantangan penyusunan skuad dengan sejumlah absensi penting. Bek tengah Diego Sánchez dan bek kanan Guille Rosas tidak bisa turun karena akumulasi kartu kuning. Keduanya harus menjalani sanksi skorsing di pertandingan terakhir ini.
Dari sisi cedera, trio Nacho Martín, Mamadou Loum, dan Andrés Ferrari masih absen dalam jangka panjang. Sementara itu, Dani Queipo baru bergabung latihan kelompok di akhir pekan latihan dan kondisinya belum mencapai 100 persen.
Jiménez memutuskan untuk tidak memanggil pemain muda dari tim akademi, memilih mengandalkan skuad senior yang tersedia. Keputusan ini mencerminkan pendekatan pragmatis di tengah situasi transisi yang sedang dihadapi klub.
Komposisi Prediksi dan Misi Perpisahan
Di posisi penjaga gawang, Christian Joel—salah satu dari empat yang akan hengkang—berpeluang mendapat kesempatan terakhir menggantikan Yáñez, meskipun sang kapten tetap favorit untuk dimainkan. Lini belakang diprediksi akan diperkuat Kevin Vázquez yang mengisi kekosongan Guille Rosas.
Eric Curbelo, pemain lain yang akan berpisah, diperkirakan akan mendapat kesempatan bermain sebagai bentuk penghormatan, menggantikan Pablo Vázquez. Ia akan bermain bersama Perrin dan Andrés Cuenca di jantung pertahanan, sementara Brian Oliván—yang masa depannya masih belum jelas—akan mengisi sisi kiri.
Di tengah lapangan, duo Smith dan Corredera tetap menjadi pilihan utama. Sementara lini depan akan diisi trident Juan Otero, César Gelabert, dan Jonathan Dubasin yang diharapkan mampu memberikan tekanan pada pertahanan Granada.
Akhir Musim yang Penuh Refleksi
Musim ini menjadi catatan kekecewaan bagi Sporting Gijón yang gagal memenuhi ekspektasi untuk bersaing di zona promosi. Meski berhasil mempertahankan status di LaLiga 2, performa inkonsisten sepanjang kampanye membuat manajemen memutuskan perubahan besar di skuad dan staf pelatih.
Kepergian Borja Jiménez menandai berakhirnya era kepelatihan yang tidak membuahkan hasil maksimal. Keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak Kevin Vázquez—sang kapten—menunjukkan bahwa klub sedang menjalani restrukturisasi menyeluruh untuk musim mendatang.
Sementara itu, pertandingan melawan Granada bukan hanya tentang poin terakhir, tetapi juga momen simbolis perpisahan. Bagi empat tokoh yang akan meninggalkan klub, ini adalah kesempatan terakhir untuk memberikan kenangan positif kepada suporter Los Rojiblancos sebelum memulai babak baru karier mereka.
Dengan taruhan finansial yang signifikan dan nilai emosional yang tinggi, laga penutup di Estadio Nuevo Los Cármenes menjadi penutup dramatis bagi musim yang penuh dinamika. Apapun hasilnya, pertandingan ini akan mengukir catatan penting dalam sejarah transisi Sporting Gijón menuju era baru.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.