Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Stadion Teladan Medan Gagal Jadi Venue Piala AFF U-19 2026

Kondisi Stadion Teladan Medan yang belum rampung fasilitas penunjang untuk Piala AFF U-19
Foto: City Government of Medan (Indonesia) / Wikimedia Commons (Public domain)

Stadion Teladan Medan resmi tidak digunakan sebagai venue Piala ASEAN Football Federation (AFF) U-19 2026 di Sumatera Utara karena infrastruktur pendukung keamanan dan kenyamanan penonton belum selesai dibangun, meskipun kondisi lapangan sudah layak. Turnamen internasional yang akan dibuka Senin (1 Juni 2026) ini hanya menggunakan Stadion Utama Sumatera Utara dan Stadion Madya Atletik sebagai venue resmi.

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menjelaskan, keputusan mencoret Stadion Teladan bukan karena masalah kelayakan lapangan, melainkan fasilitas pendukung seperti toilet, akses penonton, dan aspek keselamatan yang belum memenuhi standar turnamen internasional.

“Kalau lapangan sudah oke, tetapi infrastruktur pendukung seperti toilet, akses, dan pendukung lainnya belum. Ini terkait masalah keamanan untuk penonton, bukan masalah lapangan,” ujar Bobby Nasution usai meninjau Stadion Teladan Medan, Sabtu (30 Mei 2026).

Dua Opsi Pemanfaatan Stadion Teladan

Meskipun tidak jadi venue utama, Stadion Teladan masih memiliki peluang dimanfaatkan dalam turnamen Asean U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Asprov PSSI Sumut Arya Sinulingga mengungkapkan dua opsi yang masih dipertimbangkan hingga Sabtu kemarin.

Opsi pertama adalah menjadikan stadion tersebut sebagai lokasi latihan resmi bagi tim peserta. Opsi kedua, stadion dapat digunakan untuk menyelenggarakan pertandingan namun dengan skema tanpa penonton, setidaknya untuk empat pertandingan.

“Sampai hari ini keputusannya belum ada. Ada dua opsi, serendah-rendahnya menjadi tempat latihan dan yang kedua untuk pertandingan tetapi tanpa penonton. Mungkin ada empat pertandingan,” kata Arya Sinulingga.

Implikasi Bagi Penyelenggaraan Turnamen

Pengurangan venue dari tiga menjadi dua stadion berpotensi mempengaruhi jadwal pertandingan dan distribusi penonton, terutama mengingat Sumatera Utara menjadi tuan rumah penuh turnamen kali ini. Stadion Utama Sumatera Utara akan menjadi pusat perhatian dengan laga pembukaan dijadwalkan pukul 16.00 WIB pada 1 Juni 2026, dilanjutkan pertandingan Timnas Indonesia U-19 melawan Timor Leste U-19 pada pukul 20.00 WIB di venue yang sama.

Keputusan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Sumut dan PSSI untuk memprioritaskan aspek keselamatan penonton dalam penyelenggaraan turnamen internasional. Bobby Nasution menegaskan dukungan penuh terhadap standar keamanan yang ditetapkan federasi sepak bola.

“Kami tentu mendukung penuh keputusan PSSI, apalagi ini terkait safety penonton,” tegasnya.

Konteks Piala AFF U-19 di Sumatera Utara

Piala AFF U-19 2026 merupakan ajang bergengsi tingkat Asia Tenggara yang mempertemukan tim nasional kategori usia di bawah 19 tahun. Indonesia menjadi tuan rumah penuh dengan Sumatera Utara sebagai provinsi penyelenggara, sebuah kesempatan strategis untuk memajukan infrastruktur olahraga regional sekaligus memberikan pengalaman kompetisi internasional bagi skuad muda Garuda.

Timnas Indonesia U-19 sendiri sudah mengumumkan daftar 23 pemain yang akan berlaga, dengan target mempertahankan performa terbaik di hadapan pendukung kandang. Turnamen ini berlangsung hingga 14 Juni 2026 dan menjadi ajang penting bagi talenta muda Indonesia untuk bersaing di level regional.

Dengan hanya dua venue utama, pengaturan logistik dan akses penonton ke Stadion Utama Sumut dan Stadion Madya Atletik menjadi kunci kelancaran turnamen. Pemerintah Provinsi Sumut dan PSSI diharapkan dapat mengoptimalkan infrastruktur yang tersedia untuk memastikan pengalaman menonton yang aman dan berkesan bagi ribuan suporter yang akan hadir.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda