Ketegangan militer di perairan strategis Teluk Persia kembali memanas. Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi telah meluncurkan serangan rudal jelajah terhadap kapal komersial Amerika Serikat-Israel bernama MSC Sariska, Selasa (2/6/2026). Langkah ini diklaim sebagai balasan atas serangan yang dilakukan Angkatan Darat AS terhadap kapal Iran Lion Star di Teluk Oman sebelumnya.
IRGC menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan respons langsung terhadap agresi AS di perairan yang menjadi jalur vital distribusi minyak global. Eskalasi ini menandai berakhirnya periode tenang pasca-gencatan senjata yang diumumkan Washington dan Teheran pada 8 April 2026, serta menunjukkan rapuhnya perjanjian damai di kawasan yang telah menjadi titik konflik berkepanjangan antara kedua negara.
Latar Belakang Konflik Iran-AS di Selat Hormuz
Selat Hormuz adalah salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, dengan sekitar 21 juta barel minyak per hari melewati perairan sempit ini. Kontrol atas Selat Hormuz secara strategis berarti kontrol atas pasokan energi global, menjadikannya arena konflik berulang antara Iran dan sekutu Barat, khususnya Amerika Serikat dan Israel.
Konflik terkini bermula pada 28 Februari 2026, ketika AS dan Israel secara sepihak meluncurkan serangan terhadap sejumlah target militer dan infrastruktur di Iran, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan tersebut menewaskan lebih dari 3.000 orang dan menimbulkan kerusakan luas pada instalasi strategis Iran. Aksi militer ini dikecam keras oleh Teheran sebagai agresi tanpa dasar hukum internasional.
Gencatan senjata kemudian diumumkan pada 8 April 2026 setelah tekanan diplomatik internasional. Perundingan lanjutan diadakan di Islamabad, Pakistan, namun berakhir tanpa kesepakatan konkret dan tanpa pengumuman resmi mengenai status permusuhan. Meskipun gencatan senjata secara formal masih berlaku, AS mulai menerapkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, langkah yang dianggap Teheran sebagai pelanggaran kesepakatan dan agresi ekonomi.
Detail Serangan Rudal IRGC ke Kapal MSC Sariska
Menurut pernyataan resmi IRGC yang dikutip kantor berita Tasnim dan RIA Novosti, serangan rudal jelajah diluncurkan sebagai respons langsung atas serangan Angkatan Darat AS terhadap kapal Iran Lion Star. Kapal Lion Star, yang beroperasi di Teluk Oman, dilaporkan diserang lebih dulu oleh pasukan AS, memicu keputusan Angkatan Laut IRGC untuk melakukan serangan balasan.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.