Sabtu, 18 Juli 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Iran Tangguhkan Dialog AS: Tekan Israel Hentikan Serangan

Ruang negosiasi diplomatik Iran dan Amerika Serikat yang ditinggalkan kosong
(Ilustrasi: AI)

Iran secara resmi menangguhkan semua pembicaraan tidak langsung dan pertukaran teks dengan Amerika Serikat melalui mediator sebagai bentuk protes keras atas serangan Israel yang terus berlanjut di Lebanon. Keputusan ini, yang dilaporkan oleh kantor berita semi-resmi Tasnim pada Senin, menandai kemunduran signifikan dalam upaya diplomasi regional yang selama ini berlangsung di balik layar.

Langkah Teheran ini bukan sekadar sikap diplomatik biasa. Iran menilai serangan-serangan Israel di Lebanon sebagai pelanggaran fundamental terhadap kesepakatan gencatan senjata yang menjadi prasyarat bagi pengaturan perdamaian yang lebih luas di kawasan Timur Tengah. Tim negosiasi Iran menegaskan tidak akan melanjutkan dialog apapun sampai tuntutan mereka mengenai Gaza dan Lebanon dipenuhi secara konkret.

Latar Belakang Penangguhan Dialog

Pembicaraan tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat telah berlangsung selama beberapa waktu melalui jalur mediator internasional, sebagai bagian dari upaya de-eskalasi ketegangan regional. Dialog ini mencakup pertukaran teks dan posisi resmi kedua negara mengenai berbagai isu sensitif, termasuk konflik Israel-Palestina, situasi Lebanon, dan dinamika kekuatan regional di Timur Tengah.

Namun menurut Tasnim, para pejabat dan negosiator Iran telah berulang kali menekankan perlunya penghentian segera operasi militer Israel di Gaza dan Lebanon sebagai prasyarat mutlak. Lebih dari itu, Iran menuntut penarikan penuh pasukan Israel dari wilayah-wilayah yang diduduki di Lebanon—sebuah tuntutan yang mencerminkan posisi keras Teheran dalam membela apa yang mereka sebut sebagai “front perlawanan” regional.

Keputusan ini muncul dalam konteks meningkatnya ketegangan di perbatasan Lebanon-Israel dalam beberapa pekan terakhir, di mana bentrokan antara pasukan pertahanan Israel (IDF) dan kelompok Hezbollah—sekutu dekat Iran—semakin intensif. Serangan drone Hezbollah telah menewaskan tentara Israel di wilayah perbatasan, sementara operasi balasan Israel terus menargetkan infrastruktur dan posisi Hezbollah di Lebanon selatan.

Tuntutan Iran dan Posisi Poros Perlawanan

Tasnim dengan tegas menyatakan: “Selama posisi Iran dan front perlawanan mengenai masalah ini tidak ditangani, tidak akan ada pembicaraan.” Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa penangguhan dialog bukan bersifat sementara atau taktis, melainkan merupakan sikap prinsipil yang mengikat Iran dan jaringan sekutunya di kawasan.

Halaman:123Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda