Minggu, 19 Juli 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

JK Kenang Ryamizard: Sosok Kunci Tangani Tsunami Aceh 2004

Suasana rumah duka mantan Menhan Ryamizard Ryacudu di Cikeas Bogor
Foto: Ash Carter / Wikimedia Commons (Public domain)

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla melayat ke rumah duka mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di kawasan Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Kedatangan JK menjadi momen penuh haru saat ia mengenang sosok jenderal bintang empat yang baru saja berpulang di usia 74 tahun tersebut.

Dalam kunjungan melayat itu, JK menyebut Ryamizard sebagai sosok penting yang memiliki peran vital dalam penanganan darurat Tsunami Aceh 2004—salah satu bencana alam paling mematikan dalam sejarah Indonesia modern. Pernyataan JK membuka kembali memori kolektif bangsa tentang bagaimana TNI dan pemerintah bekerja keras menangani krisis kemanusiaan yang merenggut lebih dari 170.000 jiwa di Aceh dan Nias waktu itu.

Ryamizard Ryacudu dikenal sebagai perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang vokal, tegas, dan kerap memunculkan kontroversi melalui pernyataan publiknya. Namun di balik karakter publiknya yang keras, ia memiliki rekam jejak operasional militer yang panjang, termasuk dalam situasi darurat nasional seperti tsunami yang menghantam Aceh pada 26 Desember 2004.

Peran Ryamizard dalam Penanganan Tsunami Aceh 2004

Ketika gelombang setinggi 30 meter menghantam pesisir Aceh pada pagi hari itu, Indonesia menghadapi bencana yang melampaui kapasitas respons darurat di hampir semua lini. Infrastruktur hancur total, ribuan mayat berserakan, komunikasi terputus, dan jalur darat ke banyak wilayah lumpuh. Dalam kondisi chaos semacam itu, TNI menjadi tulang punggung operasi penyelamatan dan evakuasi.

Pada saat tsunami terjadi, Ryamizard menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) sejak 2002. Posisi strategis ini menempatkannya sebagai komandan operasional lapangan untuk mobilisasi pasukan dan logistik darurat ke Aceh. JK, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Presiden dalam pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, menjadi koordinator utama penanganan bencana di tingkat nasional.

Menurut JK, Ryamizard memainkan peran kunci dalam memastikan jalur distribusi bantuan tetap berjalan meskipun kondisi medan yang sangat sulit. Pasukan TNI AD yang dimobilisasi oleh Ryamizard membuka akses jalan, mendirikan dapur umum, mengevakuasi korban yang terluka, dan membantu proses identifikasi dan pemakaman jenazah massal.

Halaman:1234Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda