Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Kvaratskhelia Raih Pemain Terbaik Liga Champions 2025/26

Khvicha Kvaratskhelia merayakan penghargaan Pemain Terbaik Liga Champions dengan trofi PSG
Foto: Paté kroute / Wikimedia Commons (CC0)

Arsenal, meskipun gagal meraih gelar, tetap mendapat pengakuan dengan tiga wakilnya masuk Tim Terbaik: kiper David Raya yang tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan krusial, bek Gabriel yang kokoh di jantung pertahanan, dan gelandang Declan Rice yang menjadi jangkar permainan The Gunners.

Penghargaan Lain untuk Talenta Muda dan Gol Terbaik

UEFA juga menganugerahkan penghargaan lain kepada pemain-pemain Real Madrid. Gelandang muda Arda Guler dinobatkan sebagai Revelation of the Season, penghargaan untuk pendatang baru terbaik musim ini. Pemain berusia 21 tahun asal Turki itu menunjukkan perkembangan pesat dan konsistensi yang mengesankan sepanjang kompetisi.

Rekan setimnya di Real Madrid, Federico Valverde, meraih penghargaan Gol Terbaik Musim Ini berkat eksekusi spektakuler saat mengalahkan Manchester City di babak 16 besar. Gol hat-trick Valverde dengan kombinasi flick dan voli menjadi salah satu momen paling ikonik dalam kompetisi musim ini, meskipun Madrid akhirnya tersingkir sebelum mencapai final.

Penghargaan-penghargaan ini menunjukkan persaingan ketat di level tertinggi sepak bola Eropa, di mana talenta muda dan pemain berpengalaman sama-sama bersinar dalam panggung bergengsi Liga Champions.

Prestasi Back-to-Back yang Langka

Gelar juara beruntun PSG menjadi pencapaian yang sangat jarang terjadi dalam sejarah modern Liga Champions. Sejak era reformasi format kompetisi, hanya segelintir klub yang mampu mempertahankan mahkota Eropa dalam dua musim berturut-turut. PSG kini bergabung dengan klub-klub elite seperti Real Madrid dan AC Milan yang pernah meraih prestasi serupa.

Kesuksesan ini juga menandai transformasi PSG dari klub yang sering gagal di fase gugur menjadi kekuatan dominan Eropa. Investasi besar dalam skuad dan strategi rekrutmen pemain seperti Kvaratskhelia terbukti membuahkan hasil maksimal. Luis Enrique sebagai pelatih berhasil membangun sistem permainan yang efektif dan fleksibel.

Bagi Kvaratskhelia pribadi, penghargaan Pemain Terbaik Liga Champions merupakan pengakuan tertinggi atas perjalanan kariernya yang terus menanjak. Dari Dinamo Tbilisi, Rubin Kazan, Napoli, hingga kini bersinar di PSG, pemain bernomor punggung 7 ini membuktikan bahwa talenta dari negara non-mainstream sepak bola Eropa bisa bersaing di level tertinggi.

Dengan gelar back-to-back di tangan dan skuad yang masih kuat, PSG kini menatap musim depan dengan ambisi untuk menciptakan dinasti baru di Liga Champions. Kehadiran Kvaratskhelia sebagai pemain kunci memberikan kepercayaan diri ekstra bahwa dominasi Les Parisiens di pentas Eropa masih akan berlanjut.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda