Rabu, 15 Juli 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Ratusan Drone Rusia Gempur Ukraina, Kyiv Diserang Sejak Subuh

Serangan drone Rusia menghantam kota Kyiv saat subuh dengan ledakan di berbagai lokasi
(Ilustrasi: AI)

Langit Ukraina kembali dipenuhi ancaman mematikan. Sejak subuh, Rusia melancarkan ratusan drone dan rudal ke berbagai kota besar Ukraina. Ibu kota Kyiv menjadi sasaran utama. Gelombang serangan ini menandai salah satu eskalasi paling intens dalam beberapa bulan terakhir.

Jutaan warga sipil terpaksa berlindung di bunker dan shelter darurat. Sistem pertahanan udara Ukraina bekerja keras mencegat ancaman dari udara. Serangan datang di tengah ketegangan diplomatik yang memuncak antara Moskow dan Barat.

Ukraina menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin terus menargetkan infrastruktur sipil. Kremlin mengklaim operasi militer ini merupakan respons terhadap dukungan senjata Barat kepada Kyiv. Insiden ini juga terjadi bersamaan dengan serangan balasan Ukraina yang berhasil menembus wilayah Rusia. Beberapa kota yang selama ini dianggap aman dari jangkauan militer Ukraina kini menjadi target.

Gelombang Serangan Subuh yang Melumpuhkan Kyiv

Serangan dimulai sekitar pukul 04.30 waktu setempat. Sistem peringatan dini Ukraina mendeteksi puluhan drone Shahed-136 buatan Iran yang dioperasikan Rusia. Drone-drone tersebut melintasi perbatasan dari wilayah Belgorod dan Krimea. Dalam hitungan menit, alarm serangan udara berbunyi di seluruh wilayah Kyiv.

Jutaan penduduk terbangun dan bergegas ke shelter bawah tanah. Komando Angkatan Udara Ukraina melaporkan gelombang pertama terdiri dari lebih dari 200 drone. Drone-drone tersebut menyebar ke berbagai arah. Sebagian menargetkan Kyiv, sementara yang lain menuju Kharkiv, Odesa, dan Dnipro.

Setiap drone membawa hulu ledak antara 40-50 kilogram. Jumlah tersebut cukup untuk menghancurkan bangunan bertingkat atau infrastruktur kritis. Sistem pertahanan udara Ukraina langsung aktif. Sistem ini terdiri dari kombinasi Patriot Amerika Serikat, S-300 Soviet, dan IRIS-T Jerman.

Langit Kyiv dipenuhi jejak rudal interseptor dan ledakan-ledakan. Juru Bicara Angkatan Udara Ukraina Yuriy Ihnat menyatakan hingga pukul 08.00 pagi, sekitar 70 persen drone yang masuk telah berhasil ditembak jatuh. Namun, puluhan drone lain berhasil menembus pertahanan.

Sejumlah ledakan terjadi di distrik perumahan Kyiv bagian barat dan utara. Ledakan memicu kebakaran di kompleks apartemen dan fasilitas komersial. Tim pemadam kebakaran dan tim penyelamat darurat langsung dikerahkan. Mereka mengevakuasi warga yang terjebak dan memadamkan api yang menjalar cepat.

Halaman:1234Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda