Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Lukashenko Peringatkan Ukraina Agar Tidak Seret Belarus ke Perang

Patroli militer di perbatasan luar Belarus mengantisipasi upaya seret Belarus ke perang
Presiden Belarus Alexander Lukashenko beri peringatan keras agar Ukraina tidak seret Belarus ke perang, sebut karakter konflik bisa berubah instan. (Ilustrasi: AI)

MINSK — Presiden Belarus Alexander Lukashenko melayangkan peringatan keras kepada Ukraina untuk tidak mencoba menyeret negaranya ke dalam pusaran perang yang tengah berkecamuk. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah perbatasan kedua negara, di mana saling tuduh mengenai aktivitas militer kian intensif.

Sikap tegas Belarus ini berpotensi mengubah peta konflik di Eropa Timur secara drastis jika eskalasi terus meningkat. Langkah Minsk yang merapat erat ke Moskow selama ini telah memicu kekhawatiran global bahwa front pertempuran baru dapat terbuka di utara Ukraina, yang akan berdampak langsung pada stabilitas keamanan regional dan pasokan energi Eropa.

Lukashenko Sebut Karakter Perang Bisa Berubah Instan

Lukashenko mengungkapkan bahwa utusan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sempat mendatangi Minsk baru-baru ini untuk melakukan pembicaraan. Dalam pertemuan tersebut, Lukashenko menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk memerangi rakyat Ukraina, namun meminta Kyiv tidak memprovokasi negaranya.

“Saya katakan kepada mereka secara blak-blakan: ‘Teman-teman, beri tahu presiden Anda: jika dia pikir dia bisa berbicara dengan kami seperti itu — dan menyeret kami ke dalam perang — maka dia harus paham bahwa karakter perang akan berubah seketika,'” ujar Lukashenko dalam pidato yang disiarkan televisi nasional Belarus, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Menurut Lukashenko, pihak Ukraina mengaku memahami pesan tersebut dan sepakat untuk mencari titik temu. Namun, hingga kini belum ada komentar resmi dari Kyiv mengenai klaim pertemuan atau pernyataan Lukashenko ini.

Saling Tuding Infrastruktur Militer di Perbatasan

Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky justru menyoroti aktivitas mencurigakan di wilayah Belarus. Melalui saluran Telegram miliknya setelah bertemu dengan Kepala Intelijen Luar Negeri Oleh Luhovskyi, Zelensky menyebut Belarus sedang memperkuat infrastruktur militer yang berbatasan langsung dengan Ukraina.

“Belarus tahu langkah apa yang diperlukan dari pihak mereka untuk perdamaian. Pembangunan infrastruktur perbatasan untuk agresi dari Belarus harus dihentikan,” tulis Zelensky. Ia menuduh Minsk meningkatkan kualitas jalan di area perbatasan serta membangun fasilitas penyimpanan amunisi dan bahan bakar baru.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda