Jumat, 24 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Aturan Nobar Piala Dunia 2026 yang Wajib Ditaati

Aturan Nobar Piala Dunia 2026 yang Wajib Ditaati
Ilustrasi: Nonton bareng Piala Dunia 2026. (Ilustrasi: AI)

Euforia Piala Dunia 2026 sudah di depan mata. Mulai 11 Juni mendatang, pertandingan akan tersaji dari Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada—dan jutaan warga Indonesia siap gelar nonton bareng (nobar). Namun sebelum sibuk cari proyektor dan pesan kursi, ada satu hal penting yang sering diabaikan: nobar Piala Dunia ada aturannya dan tidak boleh sembarangan.

TVRI, sebagai pemegang hak siar resmi FIFA World Cup 2026 di Indonesia, telah mengeluarkan 16 syarat dan ketentuan yang wajib dipatuhi oleh siapa pun yang ingin menggelar acara nobar. Aturan ini mengacu pada FIFA Public Viewing Regulations (International)—jadi bukan sekadar imbauan, melainkan ketentuan hukum internasional.

Tiga Jenis Nobar

FIFA dan TVRI membagi kegiatan nobar ke dalam tiga kategori. Pertama, non-komersial khusus UMKM untuk warung atau komunitas yang sekadar menayangkan pertandingan tanpa sponsor, tiket berbayar, atau keuntungan finansial—tidak perlu lisensi berbayar. Kedua, komersial: begitu ada unsur sponsor, branding, tiket berbayar, atau promosi produk, wajib punya lisensi resmi dari TVRI. Ketiga, special non-komersial: meski tidak mencari untung, jika kapasitas penonton lebih dari 5.000 orang, tetap wajib mengurus lisensi ke TVRI atau FIFA.

Cara dan Dokumen Pendaftaran

Penyelenggara harus mengajukan permohonan ke TVRI melalui bolagembira.tvrinews.com dengan dokumen meliputi: nama dan data penyelenggara, lokasi acara beserta denah, kategori nobar dan estimasi penonton, jadwal pertandingan, detail sponsor dan rencana komersialisasi, surat izin dari Pemda, rencana keamanan dan keselamatan, serta informasi tiket dan kontak penanggung jawab.

Aturan Siaran yang Wajib Dipatuhi

Gunakan sumber siaran resmi dari TVRI/FIFA tanpa pengecualian. Tayangan harus live—bukan rekaman atau tunda—dengan mulai minimal 10-20 menit sebelum kick-off dan terus 10 menit setelah pertandingan selesai. Dilarang merekam, mendistribusikan ulang, atau streaming ke platform lain. Juga dilarang melakukan editing: menambahkan logo sendiri, teks berjalan, atau memodifikasi tampilan layar.

Sponsor Harus Disetujui TVRI dan FIFA

Semua sponsor wajib disetujui tertulis oleh TVRI dan FIFA terlebih dahulu. Dilarang menggunakan logo, trofi, maskot, atau branding FIFA tanpa izin eksplisit, dan membuat kesan bahwa sponsor adalah mitra resmi FIFA. Sebelum menandatangani perjanjian dengan sponsor mana pun, pastikan sudah mendapat lampu hijau dari TVRI.

Tanggung Jawab Keamanan di Tangan Penyelenggara

Seluruh risiko operasional adalah tanggung jawab penyelenggara, bukan TVRI atau FIFA. Sebelum acara, penyelenggara wajib mengantongi izin dari Pemda, Polri, pengelola venue, menyiapkan sistem keamanan dan manajemen kerumunan, memiliki rencana darurat yang jelas, serta memiliki asuransi tanggung jawab publik.

Biaya Lisensi dan Pelaporan

TVRI mengenakan biaya lisensi berdasarkan kategori kegiatan, kapasitas venue, jumlah lokasi, dan ada-tidaknya sponsor. Semua biaya harus dilunasi sebelum acara digelar. Setelah kompetisi selesai, penyelenggara wajib mengirimkan laporan dalam waktu maksimal 30 hari berisi data lokasi, jumlah penonton, informasi sponsor, data tiket, dan pendapatan acara. TVRI dan FIFA berhak melakukan audit kapan pun.

Larangan Tambahan

Jangan kaitkan nobar dengan kegiatan politik, kampanye partai, atau judi dalam bentuk apa pun. Hak nobar tidak bisa dipindahtangankan—tidak bisa dijual atau dipindahkan ke pihak lain. Semua informasi kerja sama bersifat rahasia dan tidak boleh dipublikasikan tanpa persetujuan tertulis dari semua pihak.

Ringkasnya: Urus Izin Dulu, Baru Gelar Acara

Bagi pelaku UMKM yang ingin nobar sederhana tanpa sponsor dan tiket, prosesnya jauh lebih mudah. Namun jika merencanakan acara besar dengan sponsor dan ribuan penonton, luangkan waktu mengurus semua perizinan dengan benar—demi keamanan semua pihak.

Daftar di: bolagembira.tvrinews.com

Artikel ini disusun berdasarkan dokumen resmi Terms and Conditions Nonton Bareng FIFA World Cup 2026, yang diterbitkan oleh TVRI sebagai official broadcaster di Indonesia

(YF)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

💬 1 Komentar