Jumat, 12 Juni 2026 WIB
BREAKING
BERITA

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2027 Ditargetkan Capai 5,8–6,5 Persen, Didorong Transformasi dan Investasi

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2027 Ditargetkan Capai 5,8–6,5 Persen
Pemerintah targetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2027 di kisaran 5,8–6,5 persen. Foto: JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Pemerintah melalui Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) tahun 2026 menetapkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2027 di kisaran 5,8–6,5 persen atau lebih tinggi dibandingkan proyeksi tahun 2026 yang berada di level 5,0–5,4 persen. Angka ini disusun dengan mempertimbangkan kekuatan permintaan domestik, akselerasi hilirisasi, serta ketahanan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan target ini dapat dicapai lewat kebijakan fiskal yang sehat dan transformasi ekonomi yang berkelanjutan.

“Kita bangun fondasi agar pertumbuhan tidak hanya tinggi, tapi juga merata dan mengurangi kesenjangan,” ujarnya dalam rapat paripurna DPR pada Rabu (10/6/2026).

Proyeksi Resmi dan Asumsi Makro

Berikut rincian angka kunci yang disepakati pemerintah dan DPR:

1. Pertumbuhan PDB: 5,8–6,5% (Pemerintah), 5,1–5,9% (Bank Indonesia), dan 5,1% (OECD)

2. Inflasi: Dijaga stabil pada 1,5–3,5%

3. Nilai tukar: Rp16.800–Rp17.500 per Dolar AS

4. Defisit APBN: Dibatasi maksimal 2,4% dari PDB

5. Rasio utang: Tetap terjaga di bawah 42% dari PDB

Faktor Pendorong Utama

1. Hilirisasi Sumber Daya Alam

Pengolahan mineral, nikel, bauksit, dan kelapa sawit menjadi produk bernilai tambah tinggi terus dipercepat. Sektor ini diperkirakan menyumbang 1,2–1,5 poin persen terhadap pertumbuhan.

2. Investasi dan Pembangunan Ibu Kota Nusantara

Realokasi investasi swasta dan BUMN diperkirakan tumbuh 7–8%. Pembangunan infrastruktur dasar di IKN dan wilayah luar Jawa menjadi lokomotif baru penyerapan tenaga kerja.

3. Konsumsi Rumah Tangga

Dengan pengendalian inflasi dan peningkatan daya beli, konsumsi diperkirakan tumbuh 5,3–5,7%, tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

4. Ekonomi Digital dan UMKM

Transaksi ekonomi digital ditargetkan tembus Rp5.500 triliun, sementara program pemberdayaan 40 juta UMKM diharapkan memperluas pemerataan manfaat pembangunan.

Sementara itu tantangan yang perlu diwaspadai diantaranya ketidakpastian suku bunga dan pertumbuhan ekonomi global, gejolak harga komoditas dan tekanan perdagangan internasional, kualitas SDM yang masih perlu ditingkatkan agar sejalan dengan kebutuhan industri, dan risiko gagal panen serta cuaca ekstrem akibat perubahan iklim.

Strategi Pemerintah

Pemerintah telah menyiapkan 8 program prioritas diantaranya:

1. Kedaulatan pangan dan energi

2. Percepatan hilirisasi industri

3. Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan

4. Perluasan lapangan kerja layak

5. Pengembangan infrastruktur dan konektivitas

6. Pemerataan pembangunan antarwilayah

7. Penguatan perlindungan sosial

8. Pengelolaan keuangan negara yang transparan

Pandangan Lembaga Internasional

Bank Dunia dan IMF memproyeksikan pertumbuhan Indonesia 2027 berada di kisaran 5,0–5,2%, sedikit lebih konservatif namun tetap lebih tinggi dibandingkan rata-rata negara berkembang lainnya. Mereka menilai keberhasilan transformasi ekonomi menjadi kunci utama pencapaian target lebih tinggi.

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

📝 Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar akan ditinjau sebelum tampil.