Pertanyaan ini sering muncul. Jawabannya ada di kurs rupiah. Emas Antam dihitung dari harga spot global yang dikonversi ke rupiah sehingga saat rupiah melemah, harga dalam rupiah otomatis naik meski harga dolar-nya turun.
Rupiah saat ini di level Rp17.831,40 per USD, melemah dari posisi beberapa hari sebelumnya. Penurunan spot emas $30,20 tidak cukup untuk mengimbangi depresiasi rupiah, sehingga harga Antam tetap naik.
Faktor lain yang memengaruhi adalah permintaan pasar. Pecahan 1 gram dan 10 gram paling banyak diburu investor ritel. Ketika permintaan tinggi dan stok terbatas, harga cenderung terdorong naik. Biaya produksi juga berbeda per pecahan, terutama untuk kemasan CertiCard yang kini menjadi standar Antam.
Prosedur Buyback di Antam
Bagi yang ingin menjual emas ke Antam, ada beberapa hal yang perlu disiapkan. Pertama, bawa fisik emas dalam kondisi baik untuk kemasan CertiCard, segel tidak boleh rusak. Kedua, siapkan KTP dan NPWP asli untuk keperluan pajak. Ketiga, pastikan punya rekening bank atas nama sendiri karena pembayaran dilakukan via transfer dalam 1–3 hari kerja.
Antam masih menerima emas model lama meski sertifikat hilang, tapi prosesnya lebih panjang karena harus melalui uji lab terlebih dahulu.
Satu catatan penting: jangan langsung buru-buru menjual hanya karena harga naik sehari. Emas adalah instrumen jangka panjang. Naik-turun harian adalah hal normal, terutama di tengah volatilitas kurs dan pasar global yang masih bergejolak.(*)
Baca juga: Harga Emas Hari Ini — Antam, Galeri24 Pegadaian & Emas Dunia
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.