Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI BISNIS

Harga Resmi BBM Pertamina Kamis 18 Juni 2026: Stabil Tanpa Perubahan

Harga BBM Pertamina 18 Juni 2026 Tidak Berubah
Ilustrasi pengendara kendaraan membeli BBM Pertamina di SPBU. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Harga BBM Pertamina per 18 Juni 2026 dipastikan tidak berubah dari periode sebelumnya. Pertamina mengumumkan keputusan ini setelah mengevaluasi pergerakan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah yang dinilai masih dalam rentang stabil.

Keputusan ini berdampak langsung bagi jutaan konsumen di seluruh Indonesia. Pengemudi kendaraan pribadi, pelaku usaha transportasi, hingga nelayan yang bergantung pada Solar bersubsidi tidak perlu menyesuaikan anggaran bahan bakar mereka untuk bulan ini.

Pertamina menyebut harga minyak jenis Brent bergerak di kisaran US$72–74 per barel dalam dua pekan terakhir, sementara rupiah terjaga di level Rp16.210–16.230 per dolar AS. Dua faktor utama itulah yang mendasari keputusan tidak ada penyesuaian harga.

Harga BBM Berlaku Nasional

Untuk BBM bersubsidi, Pertalite (RON 90) tetap Rp10.000 per liter, harga yang sudah bertahan sejak 2024. Solar Bersubsidi tidak bergerak dari Rp6.800 per liter, dikendalikan dalam kerangka APBN.

Jenis BBM Spesifikasi Harga Nasional
Pertalite RON 90 Rp10.000/liter
Solar Bersubsidi Cetane 48 Rp6.800/liter
Pertamax RON 92 Rp16.250/liter
Pertamax Green RON 95  Rp17.000/liter
Pertamax Turbo RON 98 Rp20.750/liter
Dexlite Cetane 51 Rp14.200/liter
Pertamina Dex Cetane 53 Rp14.500/liter

Harga tersebut resmi tercantum di laman mypertamina.id dan berlaku sejak pukul 00.00 WIB, 18 Juni 2026.

Harga Khusus Bangka Belitung

Wilayah Bangka Belitung, termasuk Pangkalpinang dan sekitarnya, mencatat harga sedikit lebih tinggi untuk produk non-subsidi. Perbedaan sekitar Rp200 per liter ini lazim terjadi akibat biaya distribusi dan logistik ke daerah kepulauan yang lebih kompleks.

Jenis BBM Harga di Babel
Pertalite Rp10.000/liter
Solar Bersubsidi Rp6.800/liter
Pertamax Rp16.650/liter
Pertamax Green  –
Pertamax Turbo Rp22.200/liter
Dexlite Rp23.500/liter
Pertamina Dex Rp25.350/liter

BBM bersubsidi, Pertalite dan Solar tetap sama dengan harga nasional karena subsidi menutup selisih distribusi tersebut.

Tiga Alasan Harga Tak Bergerak

Manajemen Pertamina dalam keterangan resminya menyebut tiga faktor penjaga stabilitas. Pertama, harga minyak dunia yang tidak bergejolak membuat biaya pokok pengadaan terkendali. Kedua, nilai tukar rupiah yang bergerak sempit di kisaran Rp17883,01 per dolar AS tidak menambah tekanan impor. Ketiga, efisiensi operasional internal Pertamina membantu meredam potensi kenaikan biaya distribusi.

Untuk BBM bersubsidi, kebijakan pemerintah memang menjadi penentu utama. Pemerintah memastikan Pertalite dan Solar tetap terjangkau, sementara penyesuaian produk non-subsidi bila diperlukan dilakukan secara bertahap dan tidak mendadak.

Cara Cek dan Aturan Pembelian

Konsumen bisa memverifikasi harga terbaru melalui aplikasi MyPertamina atau langsung di papan harga SPBU resmi. Ada batas pembelian Pertalite yang perlu diperhatikan: maksimal 50 liter per kendaraan per hari, dan hanya tersedia di SPBU Pertamina berlogo khusus bersubsidi.

Evaluasi harga BBM non-subsidi dilakukan Pertamina setiap bulan mengacu pada formula harga yang memperhitungkan Mean of Platts Singapore (MOPS) dan kurs rupiah. Bila kondisi pasar berubah signifikan, penyesuaian bisa terjadi pada evaluasi bulan berikutnya.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda