Nottingham Forest juga Minati Frattesi
Sementara itu, pihak Inggris juga melirik pemain Inter yang lain. Nottingham Forest telah menjalin kontak dengan Inter Milan terkait Davide Frattesi, gelandang muda Italia kelahiran 1999, dan mendapat respons positif dari Nerazzurri. Frattesi, yang tampil sebagai deputy di skema Inter di musim lalu dengan 7 gol dari 29 pertandingan all-competition, dilihat sebagai pemain dengan potensi pertumbuhan signifikan di Premier League.
Ini menunjukkan bahwa negosiasi antara Inter dan klub Inggris bukan hanya seputar Ndoye semata. Lebih luas lagi. Ada kemungkinan deal package yang melibatkan beberapa pemain untuk menciptakan solusi yang saling menguntungkan—misalnya, Nottingham Forest melepas Ndoye ke Inter sambil Frattesi berjalan ke arah sebaliknya, dengan penyeimbang uang tunai di antaranya. Model transaksi lintas pemain seperti ini semakin populer di Eropa untuk menekan beban finansial kedua pihak.
Kayode dan Dodo, Pilihan Ketiga
Nama lain yang beredar terkait Inter adalah Michael Kayode dan Dodo. Kayode, bek Italia kelahiran 2004 yang saat ini membela Brentford setelah naik dari akademi Fiorentina, pernah menarik perhatian Juventus dan Napoli di masa lalu—namun kedua klub tidak pernah menindaklanjuti dengan serius. Di Brentford, Kayode menunjukkan pertumbuhan positif, meski masih mentah dalam persaingan internasional.
Sementara Dodo—bek sayap Brasil pemilik daya eksplosif tinggi yang kini membela Atletico Madrid—juga masuk daftar pantauan Inter sejak awal. Pemain berusia 23 tahun ini pernah dimonitor serius saat pertama kali Inter melakukan pendekatan terhadap Dumfries di musim sebelumnya. Namun biaya untuk melepas Dodo dari Atletico diperkirakan cukup tinggi, sehingga Inter belum serius memutar transisi ini.
Namun keduanya tetap berada di urutan prioritas paling bawah. Inter jelas lebih fokus pada Palestra—pemain yang sudah teruji, stabil secara mental, dan fit untuk sistem Inzaghi. Jika kesepakatan dengan Atalanta runtuh total, baru Ndoye dan opsi lain akan diaktifkan lebih serius. Ini menunjukkan bahwa manajemen Inter punya hirarki keputusan yang jelas dan tidak akan mudah tergoyahkan oleh sensasi pasar.
Dumfries: Musim Panas Penuh Ketidakpastian
Perpindahan Dumfries sendiri belum final, meski Real Madrid telah menaruh minat kuat. Pihak Spanyol melihat Dumfries sebagai replacement potensial untuk Ferland Mendy atau sebagai pilihan cadangan berkualitas. Inter minta Dumfries menggelar negosiasi dengan sabar—klub Italia tidak akan menerima tawaran sekaligus tidak ingin menjual pemain kunci terlalu murah. Proses ini bisa drag hingga akhir Agustus, memberikan Inter window beberapa minggu untuk mengamankan pengganti.
Saat ini, Inter sudah tidak ingin tergesa-gesa dan harus punya solusi cadangan matang di tangan. Pasar transfer musim panas 2024 masih panjang—elite Eropa baru mulai serius bertransaksi akhir Juni/awal Juli. Inter punya ruang untuk tarik-ulur demi menekan harga Palestra atau menggali alternatif terbaik tanpa mengorbankan kualitas.
Strategi multi-opsi ini adalah ciri khas manajemen Inter di era terakhir: tidak bergantung satu pemain, punya backup untuk backup, dan tetap fleksibel sesuai perkembangan pasar. Bek sayap kanan Inter musim depan akan datang dari negosiasi yang matang—apakah itu Palestra, Ndoye, atau nama mengejutkan yang mungkin keluar dalam dua minggu ke depan.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.