Senin, 6 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Kasus Dugaan Pemerkosaan Hakimi Guncang Timnas Maroko di Piala Dunia

Kasus dugaan pemerkosaan Hakimi yang mengguncang timnas Maroko di Piala Dunia
Achraf Hakimi. (Ilustrasi: AI)

BOSTON — Timnas Maroko harus menghadapi ujian berat di luar lapangan saat berlaga di Piala Dunia 2026. Fokus sang kapten, Achraf Hakimi, kini terbelah setelah Pengadilan Banding Prancis memutuskan bahwa bek kanan andalan Paris Saint-Germain tersebut harus menghadapi persidangan atas kasus dugaan pemerkosaan. Kasus hukum yang menjerat pemain pilar ini menjadi ujian kematangan mental terbesar bagi skuad asuhan Mohamed Ouahbi di tengah ketatnya persaingan turnamen akbar empat tahunan ini.

Keputusan hukum yang krusial ini diumumkan hanya beberapa jam sebelum laga perdana fase grup bergulir. Meski demikian, tim asuhan Mohamed Ouahbi tersebut tetap mampu mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Skotlandia di Stadion Foxborough. Pertandingan ini menjadi bukti ketangguhan mental skuad Singa Atlas di tengah badai informasi yang menerpa kapten mereka. Gol tunggal kemenangan Maroko lahir dari skema serangan balik cepat yang menunjukkan bahwa fokus taktik mereka tidak terganggu oleh isu eksternal.

Sebelumnya, Hakimi sempat mengajukan banding terhadap putusan hakim investigasi pada Februari lalu. Namun, melansir laporan ESPN, pengadilan tinggi Versailles menyatakan bahwa bukti-bukti yang ada sudah cukup kuat untuk membawa kasus ini ke meja hijau. Jadwal sidang perdana mantan pemain Real Madrid tersebut hingga kini belum dirilis oleh otoritas Prancis. Ketidakpastian jadwal sidang ini membuat spekulasi terus menggelinding selama kampanye Piala Dunia Maroko berlangsung.

Solidaritas Ruang Ganti Singa Atlas

Tekanan di dalam stadion terasa sangat nyata sepanjang 90 menit laga berjalan. Setiap kali kaki Hakimi menyentuh bola, koor cemoohan dari sebagian tribun penonton terdengar nyaring. Nyaring sekali. Namun, performa sang bek kanan di atas lapangan hijau justru menunjukkan determinasi yang tinggi. Ia berkali-kali memotong aliran bola lawan dan menginisiasi transisi cepat dari lini belakang.

Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, langsung pasang badan untuk melindungi pemain kuncinya. Ia menegaskan seluruh elemen tim tetap solid memberikan dukungan penuh di belakang sang kapten. Keharmonisan internal tim menjadi perisai utama dalam meredam tekanan psikologis eksternal yang terus menyerang konsentrasi pemain PSG tersebut.

“Apakah Anda melihat pertandingannya? Hakimi tampil luar biasa. Kami semua sangat tenang, dia pun sangat rileks, dan saya rasa dia bermain dengan sangat baik,” ujar Ouahbi dalam sesi konferensi pers pascalaga seperti dilansir ESPN.

Ouahbi juga menepis kekhawatiran media mengenai kondisi psikologis pemainnya. Ia menyebut profesionalisme sang bek sayap tetap terjaga dengan sangat baik sepanjang persiapan tim. Bagi staf pelatih, performa di lapangan latihan adalah satu-satunya indikator yang mereka gunakan untuk menilai kesiapan sang kapten.

“Dia melakukan tugasnya dengan baik, jadi mengapa kita harus repot bicara soal manajemen mental? Dia bangun pagi, makan seperti biasa, sangat fokus, dan ingin bermain kuat. Itulah yang dia tunjukkan,” tambah sang pelatih.

Saling Klaim di Balik Meja Hijau

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda