JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Brasil memimpin Grup C Piala Dunia FIFA 2026 dengan nilai sempurna enam poin setelah menghantam Haiti 3–0 di Stadion Lincoln Financial Field, Kamis (19/6/2026). Kemenangan ini sekaligus menutup peluang Haiti untuk lolos ke babak 32 besar secara matematis.
Bagi Haiti, ini kekalahan kedua berturut-turut. Dua laga, dua kekalahan, tanpa gol tercipta, dan sudah kebobolan enam kali. Habis sudah.
⚽ Baca juga: Piala Dunia 2026 — Bagan, Jadwal Hari Ini & Klasemen Live
Tim asuhan Dorival Júnior tampil dominan sepanjang dua pertandingan grup. Belum sekalipun gawang Brasil dibobol. Rekor pertahanan itu menjadi yang terbaik di Grup C sejauh ini dan membuat Brasil nyaris memastikan satu tempat di fase gugur hanya dengan hasil imbang di laga terakhir melawan Maroko.
Klasemen Sementara Grup C (Per 20 Juni 2026)
| Pos | Tim | Main | M | S | K | Gol | Selisih | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Brasil | 2 | 2 | 0 | 0 | 5–0 | +5 | 6 |
| 2 | Maroko | 2 | 1 | 1 | 0 | 2–1 | +1 | 4 |
| 3 | Skotlandia | 2 | 1 | 1 | 0 | 1–1 | 0 | 4 |
| 4 | Haiti | 2 | 0 | 0 | 2 | 0–6 | −6 | 0 |
Keterangan: M = Menang, S = Seri, K = Kalah
Maroko dan Skotlandia Berebut Tiket Kedua
Perebutan kursi kedua justru yang paling sengit. Maroko dan Skotlandia sama-sama mengumpulkan empat poin. Keduanya pernah berhadapan dan hasilnya imbang 1–1 hasil yang tidak menguntungkan siapapun, tapi juga tidak menjatuhkan siapapun.
Maroko kini unggul tipis berkat selisih gol yang lebih baik: +1 berbanding 0 milik Skotlandia. Tapi angka itu bisa berubah sepenuhnya di laga ketiga. Skotlandia akan menghadapi Haiti lawan yang sudah habis secara moral dan matematis. Sementara Maroko harus berhadapan langsung dengan Brasil.
Artinya, Skotlandia punya peluang memperbesar selisih gol secara signifikan. Kalau Maroko kalah dari Brasil dan Skotlandia menang besar atas Haiti, bukan tidak mungkin posisi kedua berpindah tangan.
Brasil Selangkah dari Puncak Grup
Brasil praktis sudah aman. Satu poin dari laga kontra Maroko cukup untuk mengunci posisi juara grup. Tapi pelatih Dorival Júnior dipastikan tidak akan main aman pada Piala Dunia di kandang sendiri secara emosional (Amerika Serikat jadi tuan rumah bersama) membuat tim Samba ingin tampil lepas.
Performa dua laga awal menunjukkan Brasil memang berbeda kelas dibanding penghuni grup lainnya. Lima gol tercipta, nol kebobolan. Lini tengah yang solid dan serangan yang efisien membuat mereka jadi favorit kuat untuk mengangkat trofi ketujuh.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.