CIMAHI — Kepergian aktor Cuk Nugroho, pemeran Saep Preman Pensiun, membawa duka mendalam bagi industri hiburan tanah air setelah ia mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (20/6/2026) pagi. Kehilangan mendadak ini langsung memukul jutaan penggemar sinetron komedi yang selalu terhibur oleh aksi jenaka sang copet ikonik di layar kaca.
Dampak kepergian almarhum terasa nyata di jagat media sosial. Ucapan belasungkawa mengalir tanpa henti dari netizen dan rekan seprofesi. Bagi pemirsa setia, karakter yang dimainkannya bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari warna keseharian televisi Indonesia selama bertahun-tahun.
Kabar duka ini pertama kali tersebar melalui unggahan media sosial para pemeran Preman Pensiun lainnya. Melga Septrida yang memerankan tokoh Bos Bubun, serta Abenk Marco yang berperan sebagai Cecep, membagikan rasa kehilangan mereka atas berpulangnya sang sahabat.
## Perjuangan Terakhir Saep Preman Pensiun di ICU
Sebelum meninggal dunia, kondisi kesehatan pemeran Saep Preman Pensiun dilaporkan terus menurun dalam beberapa hari terakhir. Almarhum sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis yang merawatnya.
“Betul, meninggalnya Sabtu pagi jam 08.51 di RSUD Cibabat, Kota Cimahi,” kata Susan, asisten Saep Preman Pensiun saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu (20/6/2026).
Pihak keluarga sempat mengabarkan bahwa almarhum berada dalam kondisi kritis. Melalui status di aplikasi pesan singkat WhatsApp pribadi mendiang yang dipegang oleh anak kandungnya, Candra, pihak keluarga mengabarkan situasi terakhir di ruang perawatan pada Jumat (19/6/2026) malam. Saat itu, harapan untuk kesembuhan almarhum masih terus dipanjatkan oleh keluarga besar dan para sahabat.
“Ayah saya masih koma di ruang ICU RSUD Cibabat. Apabila ada perjanjian kerja yang sudah di DP (down payment) mohon konfirmasi ulang kembali,” tulis Candra dalam status tersebut untuk memberikan kejelasan kepada para mitra kerja ayahnya.
## Dedikasi Setengah Abad dan Warisan Karakter Ikonik
Mendiang Cuk Nugroho wafat pada usia 50 tahun. Angka ini menandai separuh abad perjalanan hidupnya yang penuh warna, di mana sebagian besar dedikasinya dihabiskan untuk menghibur masyarakat. Perannya yang ikonik sebagai copet humoris dengan filosofi “khazanah percopetan” di sinetron besutan sutradara Aris Nugraha tersebut telah melekat kuat di ingatan pemirsa televisi Indonesia.
Karakter Saep yang ia mainkan dikenal unik. Ia tidak digambarkan sebagai kriminal yang menyeramkan, melainkan sebagai sosok yang selalu mengedepankan etika absurd dalam beraksi. Konsistensi aktingnya membuat peran tersebut sulit digantikan oleh aktor lain. Kepergiannya menyisakan kekosongan besar dalam jajaran karakter khas sinetron komedi situasi tanah air.
Jenazah almarhum langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan oleh pihak keluarga besar. Lokasi rumah duka berada di Kompleks Graha Bukit Raya, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga masih fokus mengurus kedatangan para pelayat. Informasi resmi mengenai jadwal dan lokasi pemakaman untuk mendiang akan disampaikan menyusul setelah seluruh keluarga berkumpul. Selamat jalan, “Copet Legendaris” yang selalu membawa tawa.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.