Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Kalah 0-1 dari Paraguay

Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Kalah 0-1 dari Paraguay
Turki resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-1 dari Paraguay dalam laga penentu Grup D di Stadion San Francisco Bay Area, Sabtu (20/6/2026). Foto:Tangkapan Layar/ JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Turki resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-1 dari Paraguay dalam laga penentu Grup D di Stadion San Francisco Bay Area, Sabtu (20/6/2026). Yang membuat kekalahan ini pahit adalah Turki bermain dengan keunggulan jumlah pemain selama satu babak penuh, tapi tetap gagal mencetak satu gol pun.

Kekalahan ini mengakhiri petualangan Turki di turnamen, menyusul Haiti yang lebih dulu terhenti. Paraguay kini menunggu hasil pertandingan lawan Australia untuk memastikan tiket babak gugur.

Gol di Menit Pertama, Turki Tak Pernah Bangkit

Pertandingan langsung berubah panas sejak detik awal. Baru 65 detik berjalan, Paraguay sudah unggul. Matías Galarza melepaskan tembakan jarak jauh yang melesak ke pojok kanan bawah gawang bermula dari umpan pendek cerdas Julio Enciso.

Turki mencoba merespons. Menit ke-35, sundulan Mert Muldur dari umpan Hakan Calhanoglu membentur mistar, lalu tiang, sebelum akhirnya memantul keluar. Nasib belum berpihak.

Situasi berubah menjelang turun minum. Setelah pengecekan VAR, Miguel Almiron menerima kartu merah langsung karena tindakan tidak sportif terhadap pemain lawan. Paraguay bermain sepuluh orang mulai menit ke-45.

Tapi keunggulan itu tak mengubah apa pun. Babak kedua sepenuhnya milik Turki dari sisi penguasaan bola namun kiper Paraguay, Orlando Gill, tampil luar biasa. Ia menahan tembakan keras Merih Demiral, sundulan Deniz Gül, dan sejumlah percobaan lainnya. Di menit-menit akhir, Demiral bahkan menyundul bola yang hanya melayang tipis di sisi gawang pada masa tambahan waktu.

62 Tembakan, Nol Gol

Angka ini yang paling menggambarkan perjalanan Turki di Piala Dunia 2026. Sepanjang fase grup, mereka melepaskan 62 tembakan, 30 ke gawang Australia, 32 ke gawang Paraguay tanpa satu pun berbuah gol.

Kenan Yıldız dan Hakan Calhanoglu masing-masing mencoba enam kali, tapi hanya satu tembakan dari keduanya yang benar-benar mengarah ke gawang. Masalah klasik yaitu banyak peluang, minim ketajaman.

Vincenzo Montella kini harus menjawab pertanyaan besar soal efektivitas serangan tim yang ia racik.

Enciso, Bintang yang Sempat Diragukan

Sebelum turnamen dimulai, Julio Enciso masuk daftar pemain yang dikhawatirkan cedera. Ia pulih tepat waktu dan justru menjadi salah satu sosok paling menentukan di Grup D.

Lawan Turki, Enciso tak hanya memberi umpan gol. Ia menciptakan empat peluang, melewati lawan enam kali, dan memenangkan 12 dari 14 duel. Performa yang jauh melampaui ekspektasi banyak orang.

Ia menjadi pemain Paraguay termuda yang mencatat dua assist dalam satu turnamen Piala Dunia sejak 1966. Enciso juga masuk dalam daftar eksklusif, hanya pemain ketiga dalam sejarah Paraguay yang memberi assist di lebih dari satu laga Piala Dunia, setelah Francisco Arce dan Roque Santa Cruz.

Paraguay kini tinggal selangkah dari babak 32 besar. Satu pertandingan lagi melawan Australia akan menentukan segalanya.

Untuk skor dan jadwal realtime, analisis, prediksi, serta kabar terbaru Piala Dunia 2026, kunjungi JournalArta Special Event: https://journalarta.com/piala-dunia-2026/

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda