Senin, 6 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Desain ulang Samsung Health 2026 ubah tampilan dan navigasi

Desain ulang Samsung Health menampilkan widget kesehatan berwarna
Samsung Health Redesign. (Ilustrasi: AI)

Inilah bagian yang paling masuk akal dari desain ulang Samsung Health. Kalau sebelumnya pengguna harus mencari-cari metrik tertentu di banyak tempat, sekarang tiap kategori sudah dipisah. Ingin lihat Running Coach? Masuk ke Activity. Butuh cek detak jantung? Buka Vitals. Mau akses data gizi? Langsung ke Nutrition.

Model ini terasa lebih rapi, terutama saat data kesehatan yang dipantau makin banyak. Samsung juga memberi ruang bagi pengguna untuk menyusun ulang widget di dashboard, memperbesar atau mengecilkan kartu sesuai kebiasaan. Untuk aplikasi yang dipakai tiap hari, detail kecil seperti ini penting. Cepat ditemukan. Cepat dibaca.

Walau begitu, pencarian masih terasa kurang. Android Authority menilai fitur search akan membuat pengalaman ini lebih enak. Saat jumlah metrik bertambah, pengguna tetap butuh jalan pintas yang lebih presisi. Tidak semua orang hafal letak tiap indikator, apalagi jika memakai jam pintar untuk pertama kali.

Grafik lebih fleksibel, tapi belum seragam

Pembaruan yang paling menarik justru ada pada grafik. Samsung Health kini mendukung pinch-to-zoom di beberapa tampilan, jadi pengguna bisa mempersempit atau memperluas rentang data. Fitur ini berguna saat ingin melihat pola pada jam tertentu, bukan cuma angka harian secara umum.

Masalahnya, dukungan ini belum merata. Grafik tidur, misalnya, masih menampilkan garis-garis kecil yang menunjukkan momen gelisah di malam hari. Informasi itu penting. Tapi pengguna belum bisa memperbesar detail jam tertentu untuk memeriksa apakah gangguan tidur berkaitan dengan suara, suhu ruangan, atau kebiasaan sebelum tidur. Grafik denyut jantung saat tidur dan oksigen darah saat tidur juga belum mendukung pinch di semua bagian.

Yang bikin ganjil, grafik untuk denyut jantung dan oksigen darah saat terjaga justru bisa di-zoom. Jadi, ada fitur yang hadir setengah jalan. Pengalaman seperti ini sering terasa lebih mengganggu daripada tidak ada fitur sama sekali, karena pengguna tahu potensi manfaatnya ada, tapi belum bisa dipakai di semua tempat.

Hal serupa juga muncul di fitur pembandingan data. Samsung memang menyediakan opsi “Compare data” di sejumlah halaman, tetapi perbandingannya terbatas hanya antar-metrik di dalam kategori yang sama. Pengguna bisa membandingkan waktu tidur dengan skor tidur, misalnya. Tapi belum bisa menumpuk langkah harian dengan waktu tidur, atau latihan dengan komposisi tubuh, untuk melihat hubungan antardata secara lebih utuh.

Halaman:123Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda