Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Suka NotebookLM tapi tidak suka memberikan data Anda ke Google? Saya menemukan alternatif yang sangat bagus…

Open Notebook
Foto: rawpixel.com rawpixel / Wikimedia Commons (CC0)

JAKARTA — Data riset sering berisi dokumen kerja, catatan rapat, bahan kuliah, sampai arsip internal yang tidak selalu nyaman diunggah ke layanan besar. Open Notebook menawarkan jalan lain bagi pengguna NotebookLM yang ingin fitur serupa, tetapi dengan kontrol data lebih besar.

Alat ini bersifat open-source dan dapat dijalankan sendiri, baik di komputer lokal maupun server pribadi. Android Authority melaporkan, Open Notebook meniru banyak fungsi inti NotebookLM, mulai dari merangkum sumber, membuat ringkasan audio, menjawab pertanyaan berdasarkan dokumen, sampai menyusun kuis dari bahan yang diunggah.

Taruhannya jelas. Bagi mahasiswa, peneliti, jurnalis, analis bisnis, atau pekerja yang memegang dokumen sensitif, kemampuan meringkas otomatis memang menggoda. Tapi pertanyaan lama tetap muncul: ke mana data itu pergi?

Open Notebook dan masalah privasi data riset

NotebookLM buatan Google populer karena mudah dipakai. Pengguna cukup mengunggah sumber seperti PDF, dokumen, tautan, atau video YouTube, lalu meminta AI merangkum, menjelaskan, atau membuat audio percakapan dari bahan itu. Rasanya seperti punya asisten riset yang membaca tumpukan dokumen lebih cepat dari manusia.

Open Notebook mengambil pendekatan yang berbeda. Karena proyek ini open-source, pengguna dapat mengatur sendiri di mana layanan berjalan dan model AI apa yang dipakai. Jika memakai model lokal seperti Ollama, pemrosesan dapat dilakukan di perangkat sendiri. Jika memilih model cloud, pengguna dapat menghubungkannya ke penyedia seperti GPT, Gemini Pro, Opus, dan model lain melalui API.

Model seperti ini memberi keleluasaan. Pengguna tidak harus terkunci pada satu ekosistem. Hari ini memakai model A untuk percakapan, besok mengganti model B untuk membuat ringkasan audio. Untuk sebagian orang, fleksibilitas ini lebih penting daripada tampilan yang rapi.

Namun, kata “privat” tetap perlu dibaca hati-hati. Jika Open Notebook dihubungkan ke model AI berbasis cloud, data tetap dikirim ke penyedia model yang dipilih. Bedanya, pengguna lebih sadar dan lebih bebas menentukan jalurnya. Bukan otomatis aman total.

Fitur mirip NotebookLM, tetapi batasnya berbeda

Secara fungsi, Open Notebook cukup dekat dengan NotebookLM. Pengguna bisa membuat notebook, memasukkan berbagai sumber, lalu meminta sistem menyintesis informasi menjadi ringkasan, tanya jawab, kuis, atau podcast audio. Untuk pekerjaan membaca cepat, fitur ini terasa praktis.

Halaman:1234Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda