Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Inovasi Parfum Balm Stick dari IPB University

parfum balm stick IPB University dengan bahan natural
Parfum balm stick dari IPB University hadir bebas alkohol, vegan, dan ramah lingkungan dengan aroma natural yang praktis dipakai. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — parfum balm stick buatan tim mahasiswa Sekolah Bisnis IPB University menawarkan cara baru memakai wewangian: bebas alkohol, vegan, dan lebih mudah dibawa ke mana saja.

Inovasi ini lahir dari pengamatan Nasilatu Tazkiya bersama timnya terhadap pasar parfum konvensional yang mereka nilai sudah sangat padat. Dari situ, mereka memilih format balm stick. Bentuknya padat, tinggal diusap. Sederhana, tapi terasa beda.

Bagi banyak orang, parfum bukan cuma soal wangi. Ada faktor kulit sensitif, alergi, sampai kebiasaan memakai produk yang praktis saat beraktivitas. Di titik itulah produk seperti ini menarik perhatian. Ia tidak mencoba meniru parfum semprot biasa. Ia justru mengambil jalur lain.

Parfum balm stick dan alasan format ini dipilih

Format balm stick membuat parfum menempel langsung ke kulit. Aroma dilepas perlahan, tidak menyebar seketika seperti spray. Bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar rumah, bentuk ini terasa ringkas. Tidak perlu khawatir botol bocor di tas. Tidak juga repot saat ingin mengulang pemakaian.

Tim mahasiswa SB IPB University melihat bentuk padat sebagai jawaban dari dua hal sekaligus: kepraktisan dan kenyamanan. Mereka menilai parfum konvensional sudah terlalu penuh pemain, sehingga inovasi harus muncul dari pengalaman pakai yang lebih spesifik. Di sinilah produk semacam parfum balm stick punya ruang.

Format ini juga cocok untuk orang yang tidak menyukai sensasi menyemprotkan parfum ke udara sebelum menempelkannya ke tubuh. Cukup oleskan ke titik nadi. Selesai. Tidak ribet.

Bebas alkohol, aman untuk kulit sensitif

Keunggulan yang paling ditekankan dari inovasi ini adalah statusnya yang sepenuhnya bebas alkohol. Bagi sebagian pengguna, alkohol dalam parfum sering memicu rasa perih, kering, atau tidak nyaman di kulit. Pada orang dengan alergi tertentu, masalahnya bisa lebih serius.

Tim pengembang juga menyebut produk ini ramah untuk vegan dan lebih aman bagi kelompok yang rentan terhadap bahan tertentu, termasuk pemilik kulit sensitif hingga balita. Klaim ini penting karena pasar produk personal care sekarang makin terbagi. Orang tidak lagi hanya mencari aroma enak, tetapi juga formula yang cocok dengan kondisi tubuh mereka.

Halaman:123Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda