SUKAMARA — Sukamara Expo 2026 diharapkan menjadi pengungkit baru bagi usaha mikro kecil dan menengah di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah. Bupati Sukamara Masduki menyebut ajang tahunan itu sebagai momentum kebangkitan UMKM dan produk unggulan lokal agar lebih mandiri, lebih kuat, dan lebih siap bersaing.
Masduki menyampaikan hal itu saat membuka Sukamara Expo 2026 di Taman Permata Sukma, Sabtu malam (27/6). Kegiatan yang berlangsung hingga 4 Juli 2026 ini digelar sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-24 Kabupaten Sukamara.
Sukamara Expo 2026 jadi etalase ekonomi lokal
Dalam sambutannya, Masduki menegaskan expo bukan sekadar ruang pameran. Menurut dia, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkenalkan program pembangunan daerah sekaligus mempromosikan potensi unggulan Sukamara kepada masyarakat dan dunia usaha.
Tema tahun ini cukup tegas: Sinergi Kreatif, Mengangkat Produk Unggulan Lokal, Membangun Ekonomi Tangguh Bersama UMKM Sukamara. Tema itu, kata Masduki, mencerminkan harapan agar seluruh elemen masyarakat bergerak bersama, bukan jalan sendiri-sendiri.
“Melalui tema yang diusung tahun ini, kita berharap dengan energi baru dapat mewujudkan Sukamara yang semakin unggul dan berkembang,” ujar Masduki.
Kalimat itu bukan sekadar seremonial. Bagi pelaku usaha kecil, expo seperti ini sering jadi pintu masuk penting untuk bertemu pembeli baru, mengenalkan produk, dan membaca selera pasar secara langsung. Bagi pemerintah daerah, acara ini juga menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa ekonomi lokal punya basis yang hidup.
Ratusan pelaku usaha ikut meramaikan
Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia membuka 27 stan yang diisi organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, serta berbagai organisasi di Kabupaten Sukamara. Di luar itu, sekitar 200 lapak UMKM ikut meramaikan area expo dengan aneka produk lokal.
Jumlah itu memberi gambaran sederhana: aktivitas ekonomi di Sukamara tidak hanya bertumpu pada kantor-kantor pemerintah. Ada pergerakan riil dari pedagang kecil, perajin, pelaku kuliner, sampai pengusaha berbasis rumah tangga yang memanfaatkan momen keramaian untuk menjajakan barang dagangan mereka.
Masduki mengatakan kehadiran ratusan pelaku UMKM menunjukkan Sukamara Expo bukan sekadar ajang seremonial. Ia menyebut kegiatan ini sebagai momentum kebangkitan ekonomi lokal, karena berbagai potensi daerah ditampilkan dalam satu ruang, mulai dari pertanian, perikanan, industri kreatif hingga kerajinan unggulan.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.