Kamis, 9 Juli 2026 WIB
BREAKING
MOTOGP

Klasemen Moto3 2026 Terbaru: Quiles Pimpin, Veda Pratama Masuk 10 Besar

Klasemen Moto3 2026 Terbaru
Rookie Indonesia, Veda Ega Pratama. Foto: MotoGP

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Máximo Quiles semakin sulit dikejar. Pembalap CFMoto Gaviota Aspar Team itu mengakhiri GP Ceko di Brno pekan lalu dengan koleksi 186 poin, meninggalkan pesaing terdekatnya sejauh 65 poin di klasemen Moto3 2026.

Yang tak kalah menarik: Veda Ega Pratama kini bertengger di posisi 6. Pembalap Honda Team Asia itu mengumpulkan 82 poin sejauh ini dan musim belum separuh jalan.

Quiles Jauh di Depan

Setelah 22 seri dijadwalkan sepanjang 2026, baru sebagian yang rampung. Tapi Quiles sudah membangun keunggulan yang bikin lawan kewalahan. Álvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo ada di urutan dua dengan 121 poin tertinggal 65 angka. Jarak itu setara lebih dari dua kemenangan penuh.

Di belakang dua nama itu, persaingan sangat rapat. David Almansa (Liqui Moly Intact GP) mengoleksi 89 poin, Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) 92, dan Marco Morelli dan rekan setim Quiles di Aspar punya 86 poin. Empat pembalap itu berselisih tak sampai 10 poin.

Pos Pembalap Tim Poin
1 Máximo Quiles CFMoto Gaviota Aspar Team 186
2 Álvaro Carpe Red Bull KTM Ajo 121
3 Brian Uriarte Red Bull KTM Ajo 92
4 David Almansa Liqui Moly Intact GP 89
5 Marco Morelli CFMoto Gaviota Aspar Team 86
6 Veda Ega Pratama Honda Team Asia 82
7 Hakim Danish MT Helmets – MSI 73
8 Valentín Perrone Red Bull KTM Tech3 66
9 David Muñoz Liqui Moly Intact GP 52
10 Guido Pini Leopard Racing 48

Veda Pratama dan Peluang Kandang

Bagi Indonesia, Veda Ega Pratama jadi perhatian utama. Pembalap 19 tahun itu konsisten meraih poin, termasuk finis P8 di GP Catalan. Posisi 6 klasemen dengan 82 poin bukan sekadar angka, itu bukti persaingan nyata di level dunia.

Dan ada agenda penting yang sudah ditunggu di GP Indonesia di Sirkuit Mandalika, dijadwalkan 11 Oktober 2026. Seri ke-17 dari 22 balapan itu bisa jadi momentum besar bagi Veda untuk mendongkrak posisi di depan pendukung sendiri.

Tapi persaingannya tidak mudah. Hakim Danish dari Malaysia ada tepat di belakang Veda dengan 73 poin. Satu insiden atau DNF bisa mengubah urutan dengan cepat dan sistem poin Moto3 hanya memberi hadiah bagi 15 besar tiap race.

KTM vs CFMoto di Konstruktor

Pertarungan antar-pabrikan juga sengit. KTM memimpin klasemen konstruktor dengan 170 poin, diikuti Honda 113 poin. CFMoto lewat Aspar Team menjadi penantang keras dari dua pembalapnya, Quiles dan Morelli, sama-sama produktif meraup poin.

Tiga pembalap KTM tersebar di 5 besar: Carpe di P2, Uriarte di P3, dan Perrone di P7. Kekuatan merata itu yang bikin KTM unggul di konstruktor meski tak punya satu pembalap dominan seperti Quiles.

Setelah Brno, kalender Moto3 berlanjut ke Belanda (Assen) lalu Jerman (Sachsenring) sebelum jeda musim panas. Veda dan tim Honda Asia punya beberapa seri lagi untuk mengkonsolidasi posisi sebelum akhirnya bertarung di hadapan ribuan penonton Mandalika pada Oktober.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda