Kamis, 9 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Veda Ega Tembus Q2 Moto3 Italia, Posisi 9 Mugello Mengejutkan

Motor balap Moto3 Honda Team Asia melaju di Sirkuit Mugello Italia saat sesi practice
Motor balap Moto3 Honda Team Asia melaju di Sirkuit Mugello Italia saat sesi practice. (Ilustrasi: AI)

Veda Ega Pratama mencatatkan progres signifikan dalam sesi practice Moto3 Grand Prix Italia 2026 di Sirkuit Mugello, Jumat (29 Mei 2026). Rider muda Indonesia itu berhasil finis di urutan ke-9 dengan catatan waktu 1 menit 56.305 detik, memastikan tiket langsung ke sesi Q2 kualifikasi.

Capaian ini menjadi penting bagi Veda Ega, mengingat posisi 14 besar dalam sesi practice memberikan akses langsung ke Q2—tahap kualifikasi final yang menentukan posisi gridstart. Ini berarti rider asal Indonesia tersebut akan langsung bersaing memperebutkan pole position tanpa harus melewati babak Q1 terlebih dahulu.

Perbaikan Waktu dari Sesi FP1

Lompatan performa Veda Ega tampak jelas saat membandingkan hasil sesi practice dengan Free Practice 1 yang digelar sebelumnya. Pada FP1, rider berusia 18 tahun itu hanya mampu menempati posisi ke-20 dengan catatan waktu 2 menit 12.954 detik.

Peningkatan lebih dari 16 detik ini menunjukkan adaptasi yang cepat terhadap karakteristik Sirkuit Mugello yang terkenal menantang. Trek sepanjang 5,245 kilometer ini memiliki serangkaian tikungan cepat dan tanjakan yang membutuhkan setup motor presisi serta keberanian rider dalam mengerem.

Dengan waktu 1:56.305, Veda Ega berhasil memangkas jarak dengan rider tercepat menjadi hanya sekitar 0,5 detik—gap yang masih kompetitif untuk diperbaiki dalam sesi kualifikasi.

Persaingan Ketat di Klasemen Practice

Posisi tercepat dalam sesi practice dikuasai oleh Scott Ogden dari tim KTM dengan catatan waktu 1 menit 55.812 detik. Rider asal Inggris itu unggul tipis dari persaingan ketat yang melibatkan belasan rider dalam rentang waktu kurang dari satu detik.

Kompetisi Moto3 memang dikenal dengan persaingan yang sangat rapat, di mana perbedaan sepersekian detik bisa memisahkan posisi podium dengan urutan belasan. Karakteristik ini membuat setiap sesi latihan dan kualifikasi menjadi krusial untuk menentukan strategi balapan.

Sementara itu, nasib kurang beruntung dialami Hakim Danish, rider Malaysia yang terpental ke posisi 21. Dengan gagal masuk 14 besar, Danish harus berjuang melalui sesi Q1 terlebih dahulu pada hari Sabtu sebelum berpeluang masuk Q2. Ini menambah tekanan bagi rider Asia Tenggara lainnya dalam kompetisi GP Italia kali ini.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda