Senin, 6 Juli 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Presiden Bolivia Berlakukan Darurat Militer demi Atasi Blokade Jalan

Aparat militer Bolivia mengamankan proses pembersihan sisa barikade massa aksi unjuk rasa
Presiden Bolivia memberlakukan darurat militer selama 90 hari untuk membersihkan blokade jalan oleh pengunjuk rasa yang memicu krisis pangan. (Ilustrasi: AI)

LA PAZ — Presiden Bolivia Rodrigo Paz resmi memberlakukan status darurat militer selama 90 hari ke depan demi mengatasi gelombang aksi unjuk rasa yang melumpuhkan negara tersebut. Langkah drastis ini diambil setelah aksi penutupan jalur transportasi utama oleh kelompok demonstran berlangsung selama lebih dari enam pekan hingga memicu kelangkaan pangan akut.

nn

Kebijakan ini berdampak langsung pada hilangnya hak warga untuk berkumpul dan bergerak bebas di ruang publik. Pemerintah langsung mengerahkan pasukan militer bersenjata lengkap bersama alat berat ekskavator untuk meruntuhkan berbagai blokade jalan yang dibangun oleh kelompok petani dan masyarakat adat di jalur-jalur logistik utama.

nn

Dampak Krisis Ekonomi dan Kelumpuhan Kota

nn

Blokade ekstrem ini telah mencekik jalur distribusi barang ke kota-kota besar. Akibatnya, harga bahan pokok melonjak hingga tiga kali lipat di pasar tradisional, sementara antrean bahan bakar mengular hingga beberapa kilometer di berbagai stasiun pengisian bahan bakar.

nn

Ibu kota pemerintahan, La Paz, serta kota satelit El Alto menjadi wilayah yang paling terdampak akibat terputusnya pasokan barang dari wilayah agraris. Menurut laporan AFP, sejumlah warga di El Alto justru menyambut gembira kedatangan konvoi militer dan polisi yang mulai membersihkan tumpukan batang kayu, batu, dan puing-puing di jalan raya.

nn

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram