DALLAS — Lamine Yamal mencetak gol pada menit ke-10 dalam debutnya sebagai pemain inti sehingga memimpin Spanyol menghancurkan Arab Saudi 4-0 di Grup H Piala Dunia FIFA 2026, Minggu (21/6) pukul 23.00 WIB di Stadion Atlanta.
Kemenangan telak ini memulihkan posisi Spanyol setelah hasil imbang melawan Tanjung Verde di laga pembuka. Bagi tim juara dunia 2010 itu, hasil ini bukan sekadar tiga poin. Ini soal harga diri.
⚽ Baca juga: Piala Dunia 2026 — Bagan, Jadwal Hari Ini & Klasemen Live
Yamal Langsung Unjuk Gigi
Pelatih Luis de la Fuente memang tidak punya pilihan. Yamal sebelumnya hanya masuk sebagai pemain pengganti saat Spanyol terhenti imbang 0-0 dan hasilnya tidak berubah. Maka ia diturunkan dari menit pertama menghadapi Arab Saudi, meski baru pulih dari cedera otot paha belakang.
Jawabannya datang cepat. Menit ke-10, umpan mendatar Mikel Oyarzabal dari sisi kiri tak mampu disapu bersih oleh bek Arab Saudi Hassan Al Tambakti. Yamal menyambar bola itu di tiang jauh dan menyodorkannya masuk ke gawang.
Gol itu bukan gol biasa. Yamal menjadi pemain kedua di bawah usia 19 tahun yang mencetak gol pembuka dalam sejarah Piala Dunia setelah Pele dari Brasil pada 1958. Bocah 18 tahun itu membuat bek sayap Arab Saudi, Moteb Al-Harbi, terus terkecoh sepanjang babak pertama.
Oyarzabal Cetak Dua Gol dalam Tiga Menit
Spanyol tidak berhenti di satu gol. Menit ke-22, Oyarzabal melepaskan tembakan rendah yang tak terjangkau kiper Mohammad Al-Owais setelah bola tendangan sudut gagal dibersihkan pertahanan Arab Saudi. Kedudukan 2-0.
Tiga menit kemudian, Oyarzabal mencetak lagi. Ia menyelesaikan umpan pantulan Dani Olmo di tiang jauh dengan tenang dan gol ketiga Spanyol dalam 25 menit. Oyarzabal pun tercatat sebagai pemain kedua sepanjang sejarah yang terlibat langsung dalam tiga gol pada 25 menit pertama pertandingan Piala Dunia, setelah Laszlo Fazekas dari Hungaria pada 1982. Hampir hat-trick pula, seandainya tembakannya tak mengenai mistar gawang sesaat sebelum turun minum.
Kedua pemain kunci itu ditarik saat jeda. Tapi babak kedua langsung dibuka dengan gol keempat. Menit ke-49, tembakan keras Marc Cucurella ditepis Al-Owais, bola memantul ke tubuh Al Tambakti dan masuk ke gawang sendiri. Spanyol 4-0.
Babak Kedua: Aman, Tapi Tak Bertaji
Spanyol melonggarkan tekanan di babak kedua. Ferran Torres yang masuk sebagai pengganti punya peluang emas, tapi tembakannya melebar. Satu-satunya ancaman nyata Arab Saudi muncul dari Abdullah Al Hamdan, 10 menit jelang peluit panjang dan tidak berbuah gol.
Torres sempat mencetak gol di masa tambahan waktu, tapi dibatalkan karena offside setelah diperiksa VAR. Skor bertahan 4-0.
Sepanjang 45 menit pertama saja, Spanyol melepaskan 17 tembakan ke gawang lawan. Dominasi total.
Klasemen Sementara Grup H
| Pos | Tim | Main | M | S | K | GD | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Spanyol | 2 | 1 | 1 | 0 | +4 | 4 |
| 2 | Uruguay | 1 | 1 | 0 | 0 | +2 | 3 |
| 3 | Tanjung Verde | 2 | 0 | 2 | 0 | 0 | 2 |
| 4 | Arab Saudi | 1 | 0 | 0 | 1 | -4 | 0 |
Arab Saudi kini terjepit. Tim asuhan Georgios Donis wajib mengalahkan Tanjung Verde di laga terakhir pada 26 Juni 2026 jika ingin menghindari tersingkir di fase grup untuk keenam kalinya sejak Piala Dunia 1994. Tanjung Verde yang sudah dua kali bermain imbang, juga butuh poin untuk memastikan tempat di babak berikutnya.
Spanyol sendiri masih harus menghadapi Uruguay di laga penentuan grup pada tanggal yang sama. Dengan Yamal sudah menemukan ritmenya, tim La Furia Roja tampak siap melangkah jauh di turnamen ini.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.