JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Empat belas wilayah di Indonesia masuk daftar waspada hujan sedang hingga lebat pada Selasa, 23 Juni 2026, berdasarkan Prakiraan Potensi Cuaca Ekstrem 3 Harian yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Bali dan Sulawesi Selatan mendapat peringatan lebih serius karena hujan lebat berpotensi disertai angin kencang.
Ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga pohon tumbang yang menjadi risiko utama bagi warga di wilayah terdampak. BMKG meminta masyarakat tidak mengabaikan peringatan ini, terutama yang tinggal di kawasan rawan longsor dan dataran rendah.
Wilayah Mana Saja yang Masuk Peringatan?
Dari Sumatera, enam provinsi masuk status waspada yaitu Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Jambi, Riau, dan Sumatera Barat. Semuanya berpotensi hujan sedang hingga lebat sepanjang hari.
Bali jadi satu-satunya wilayah di gugus Jawa-Bali yang kena peringatan. Kondisinya lebih berat dibanding wilayah lain karena angin kencang ikut mengintai. Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur tidak masuk daftar peringatan 23 Juni karena cuaca diprakirakan berawan hingga hujan ringan saja.
Di Kalimantan, tiga provinsi waspada: Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara aman dari peringatan hari ini. Masyarakat pesisir Kalimantan tetap diminta waspada potensi gelombang tinggi.
Sulawesi punya tiga provinsi bermasalah. Sulawesi Tengah dan Gorontalo waspada hujan sedang-lebat. Sulawesi Selatan kondisinya lebih kompleks dengan hujan lebat plus angin kencang. Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara tidak masuk peringatan.
Papua Barat satu-satunya di kluster Papua yang kena waspada hujan sedang hingga lebat. Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Tengah tidak ada peringatan khusus hari ini.
| Wilayah | Provinsi Waspada | Potensi Ekstrem |
|---|---|---|
| Sumatera | Aceh, Sumut, Bengkulu, Jambi, Riau, Sumbar | Hujan sedang–lebat |
| Jawa-Bali | Bali | Hujan lebat + angin kencang |
| Kalimantan | Kalbar, Kalteng, Kaltim | Hujan sedang–lebat |
| Sulawesi | Sulteng, Gorontalo, Sulsel | Hujan lebat; Sulsel + angin kencang |
| Papua | Papua Barat | Hujan sedang–lebat |
Suhu dan Kondisi Umum Nasional
Secara keseluruhan, Indonesia hari ini didominasi awan tebal dan hujan. Suhu udara nasional bergerak di kisaran 24 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan relatif antara 65 sampai 95 persen. UV Index di sejumlah daerah masuk kategori tinggi hingga sangat tinggi dan bagi yang tetap beraktivitas di luar saat cuaca cerah, perlindungan kulit tetap dianjurkan.
Palembang, ibu kota Sumatera Selatan, mendapat prakiraan relatif lebih bersahabat: berawan dengan suhu 24–32°C dan peluang hujan hanya 20 persen. Kota ini tidak masuk daftar waspada 23 Juni.
Jakarta juga tidak masuk peringatan hari ini.
Apa yang Harus Dilakukan Warga Terdampak
BMKG membedakan dua level peringatan. Status Waspada berarti masyarakat diminta bersiap menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Status Siaga berarti satu tingkat di atasnya yang menandakan risiko lebih tinggi dan butuh kesiapan lebih serius.
Untuk wilayah yang masuk peringatan hari ini, BMKG memberi sejumlah imbauan konkret. Pantau kondisi cuaca secara rutin lewat laman bmkg.go.id atau aplikasi Info BMKG. Tunda dulu kegiatan di area rawan longsor dan bantaran sungai saat hujan deras turun. Jauhi pohon besar dan papan reklame ketika angin kencang berhembus. Siapkan perlengkapan darurat jika rumah berada di zona rawan bencana.
Perlu dicamkan bahwa prakiraan cuaca BMKG bersifat dinamis dan diperbarui setiap tiga jam. Data yang disajikan di sini mengacu pada pembaruan terakhir Potensi Cuaca Ekstrem 3 Harian BMKG per 23 Juni 2026. Untuk prakiraan lebih spesifik per kota atau kabupaten, cek langsung laman BMKG sesuai provinsi masing-masing.
“Masyarakat di wilayah yang masuk peringatan diminta untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca terkini dari BMKG,” demikian imbauan yang tertera dalam rilis resmi BMKG.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.