Kamis, 9 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Reece James Terpukul Marc Cucurella Pindah ke Real Madrid

Jersey Chelsea dan Real Madrid di atas lapangan hijau melambangkan transfer Marc Cucurella ke Real Madrid
Kapten Chelsea Reece James mengaku terpukul dengan transfer Marc Cucurella ke Real Madrid senilai €55 juta di bawah era baru pelatih Xabi Alonso. (Ilustrasi: AI)

LONDON — Kepindahan Marc Cucurella ke Real Madrid menyedot perhatian besar pencinta sepak bola Eropa setelah raksasa Spanyol itu sepakat menebusnya dengan mahar mencapai €55 juta (£47,5 juta) ditambah bonus €5 juta. Kapten Chelsea, Reece James, mengaku sangat terpukul setelah bek sayap andalan mereka resmi merampungkan kepindahannya tersebut. Transfer bernilai fantastis ini meninggalkan lubang besar di sektor pertahanan The Blues menjelang bergulirnya musim baru.

Kepergian sang pemain menandai akhir dari pengabdian empat tahunnya di Stamford Bridge. Bersama Chelsea, bek kiri berambut ikal tersebut sukses mempersembahkan trofi Piala Dunia Antarklub dan Liga Konferensi bagi klub London Barat. Kehilangan ini tentu menjadi pukulan telak mengingat peran vitalnya dalam menjaga keseimbangan transisi permainan dari bertahan ke menyerang.

Kehilangan Besar di Sektor Kiri Chelsea

Saat berbicara kepada talkSPORT langsung dari markas latihan Timnas Inggris di Kansas City, Reece James tidak bisa menyembunyikan rasa sedihnya kehilangan rekan setim yang dinilainya sebagai salah satu yang terbaik di dunia.

“Ya, saya berbicara dengannya beberapa hari yang lalu,” ungkap James seperti dikutip dari talkSPORT. “Anda tahu, ia jelas merupakan pemain yang luar biasa, salah satu bek kiri terbaik di dunia, pasti. Inilah sepak bola. Pemain berpindah klub setiap beberapa bulan dan saya sangat sedih melihatnya pergi. Tapi saya mendoakan yang terbaik untuknya.”

Pernyataan sang kapten mencerminkan betapa berpengaruhnya Cucurella di ruang ganti. Pemain asal Spanyol itu bukan sekadar bek kiri biasa. Dia adalah motor serangan dari lini belakang. Kemampuannya melakukan inverted run ke lini tengah sering kali memecah konsentrasi pressing lawan.

Kehilangan ini menjadi ujian taktik pertama yang sangat berat bagi Xabi Alonso, pelatih kepala baru Chelsea. Alonso yang ditunjuk menggantikan posisi Liam Rosenior kini dituntut cepat memutar otak demi menambal posisi yang ditinggalkan pemain dengan catatan lebih dari 160 penampilan tersebut. Kepergian Cucurella mematikan satu opsi sirkulasi bola cepat yang biasa diperagakan Chelsea dari sisi kiri.

Solusi Internal dan Optimisme Era Baru Xabi Alonso

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda