Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Donald Trump Akan Serahkan Trofi Piala Dunia 2026 Bersama Infantino

Trofi emas Piala Dunia berdiri di podium stadion modern jelang laga final
Presiden AS Donald Trump dipastikan ikut menyerahkan trofi Piala Dunia 2026 di New Jersey bersama Presiden FIFA Gianni Infantino. (Ilustrasi: AI)

NEW JERSEY — Presiden Amerika Serikat Donald Trump dipastikan bakal ambil bagian dalam momen sakral penyerahan trofi Piala Dunia 2026. Kepastian ini dikonfirmasi langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantino. Donald Trump akan naik ke podium kehormatan untuk menyerahkan piala berlapis emas tersebut kepada sang kapten pemenang laga final yang digelar di New Jersey pada 19 Juli mendatang.

Langkah ini mempertegas kembalinya keterlibatan langsung pemimpin negara adidaya tersebut dalam panggung olahraga terakbar di bumi. Stadion MetLife di East Rutherford, New Jersey, bakal menjadi saksi bisu bersatunya otoritas tertinggi sepak bola global dengan kekuasaan politik tertinggi Amerika Serikat. Keputusan ini mendobrak tradisi penyerahan piala yang biasa dilakukan dalam beberapa edisi terakhir. Pada Piala Dunia 2018 di Rusia dan 2022 di Qatar, Infantino menyerahkan trofi tersebut sendirian tanpa didampingi kepala negara tuan rumah. Kali ini, ia memilih membagi panggung dengan sang presiden.

Kolaborasi di Atas Podium Juara

“Kami akan berada di sana bersama Presiden Donald Trump untuk menikmati pertandingan final dan menyerahkan trofi kepada pemenang secara bersama-sama,” ujar Infantino dalam wawancaranya bersama Fox & Friends, seperti dilaporkan oleh ESPN dan The Guardian.

Langkah melibatkan kepala negara sebenarnya bukan hal baru dalam sejarah sepak bola. Jauh sebelum era modern, Ratu Elizabeth II pernah menyerahkan trofi Jules Rimet kepada kapten Inggris Bobby Moore pada tahun 1966. Begitu pula Raja Spanyol Juan Carlos yang memberikan piala kepada Dino Zoff saat Italia juara pada tahun 1982. Namun, kedekatan Infantino dan Trump belakangan ini memang menarik perhatian publik. Keduanya sering terlihat bersama dalam persiapan turnamen akbar yang mempertemukan negara-negara terbaik di dunia ini.

Hubungan erat ini dinilai banyak analis sebagai bagian dari diplomasi olahraga FIFA untuk memastikan dukungan penuh pemerintah federal AS. Mengingat turnamen 2026 ini akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan format baru 48 kontestan, jaminan logistik, keamanan, dan visa dari Gedung Putih sangatlah krusial. Kehadiran Trump di podium final bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kuat dari kemitraan strategis tersebut.

Bayang-Bayang Insiden Lucu Piala Dunia Antarklub

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda