Kamis, 25 Juni 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI BISNIS

Harga BBM Pertamina Terbaru Per Provinsi Lengkap

Harga BBM Pertamina Terbaru Per Provinsi Lengkap
Harga BBM Pertamina Terbaru Per Provinsi. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA, JOURNALARTA.COM –Β PT Pertamina Patra Niaga menetapkan daftar harga BBM Pertamina non-subsidi terbaru yang berlaku mulai 1 Mei 2026 di seluruh wilayah Indonesia. Tarif untuk jenis bahan bakar nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, hingga Pertamina Dex terpantau mengalami variasi harga yang cukup signifikan antar-wilayah.

Perbedaan banderol ini berdampak langsung pada pengeluaran harian pemilik kendaraan pribadi di berbagai daerah, terutama di luar Pulau Jawa yang memiliki struktur pajak daerah lebih tinggi. Sementara itu, untuk jenis bahan bakar bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar, harganya dipastikan tetap seragam di seluruh SPBU tanah air.

Rincian Harga BBM Pertamina per Wilayah

Pemberlakuan tarif baru ini mengacu pada data resmi Pertamina Patra Niaga yang dirilis sejak pertengahan April lalu. Bagi konsumen di wilayah Jawa dan Bali, harga jual cenderung lebih rendah jika dibandingkan dengan wilayah Sumatera, Kalimantan, hingga Papua.

Berikut adalah rincian lengkap tarif bahan bakar per liter yang berlaku per 1 Mei 2026:

Wilayah / Provinsi Pertamax Pertamax Turbo Dexlite Pertamina Dex
Jawa & Bali Rp12.300 Rp19.400 Rp23.600 Rp23.900
Sumatera (Utara, Selatan, Lampung, dll) Rp12.300 Rp19.850 Rp24.150 Rp24.450
Sumatera Barat, Riau, Kepri Rp12.900 Rp20.250 Rp24.450 Rp24.950
Bali, NTB Rp12.300 Rp20.750 Rp23.000 Rp24.800
Nusa Tenggara Timur (NTT) Rp12.300 Rp20.750 Rp23.000 Rp24.800
Kalimantan Barat, Tengah, Timur Rp12.600 Rp21.200 Rp23.500 Rp25.350
Kalimantan Selatan & Utara Rp12.900 Rp21.650 Rp24.000 Rp25.900
Sulawesi (Semua Provinsi) Rp12.600 Rp21.200 Rp23.500 Rp25.350
Maluku & Papua Rp12.600 Rp21.200 Rp23.500 Rp25.350

Untuk kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ) seperti Sabang dan Batam, Pertamina memberlakukan skema harga khusus yang jauh lebih murah karena bebas pajak tertentu. Di FTZ Batam, Pertamax dijual seharga Rp11.750 per liter, sedangkan Dexlite berada di angka Rp21.850 per liter. Untuk wilayah FTZ Sabang, harga Pertamax tercatat sebesar Rp11.550 per liter dan Dexlite senilai Rp22.150 per liter.

Penyebab Perbedaan Harga Antar-Daerah

Masyarakat sering bertanya-tanya mengapa nominal yang tertera di mesin pompa SPBU bisa berbeda saat mereka bepergian keluar kota. Manajemen Pertamina menjelaskan ada tiga faktor utama yang memengaruhi kebijakan harga eceran tersebut.

Faktor paling dominan adalah besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditentukan oleh masing-masing pemerintah daerah. Tarif PBBKB ini bervariasi mulai dari yang terendah 5 persen hingga maksimal 10 persen.

Selain masalah pajak, letak geografis dan jarak tempuh dari kilang minyak atau terminal BBM terdekat juga ikut menentukan ongkos distribusi. Semakin jauh dan sulit akses logistik ke suatu wilayah, terutama daerah terpencil atau kepulauan terluar, maka komponen biaya angkut yang dibebankan pada harga nonsubsidi akan semakin meningkat.

Sebagai contoh nyata, harga Pertamax di wilayah Jawa dan Bali dipatok Rp12.300 per liter. Namun, ketika bahan bakar tersebut dikirim ke wilayah Kalimantan Utara atau Kalimantan Selatan, harganya naik menjadi Rp12.900 per liter karena adanya tambahan biaya distribusi laut dan darat.

Metode Pengecekan Tarif Secara Mandiri

Mengingat harga minyak dunia terus berfluktuasi, penyesuaian tarif BBM nonsubsidi ini bisa terjadi sewaktu-waktu sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM. Evaluasi berkala biasanya dilakukan oleh pemerintah dan Pertamina setiap tanggal 1 atau tanggal 15 setiap bulannya.

Untuk mengantisipasi perubahan harga mendadak sebelum mengisi bahan bakar di SPBU, pengendara diimbau untuk aktif memantau pergerakan harga secara mandiri. Langkah termudah adalah dengan mengunduh aplikasi MyPertamina di ponsel pintar Anda. Di dalam aplikasi tersebut, pilih menu ‘Info Harga BBM’ lalu masukkan nama kota atau kabupaten tempat Anda tinggal.

Alternatif lainnya adalah dengan mengakses situs resmi mypertamina.id secara berkala melalui peramban web. Tentu saja, cara paling konvensional dan akurat saat berada di perjalanan adalah dengan melihat langsung papan informasi digital yang terpasang di bagian depan setiap SPBU Pertamina.

(RE)

πŸ“²
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

πŸ’¬ Follow @journalartanews β†’
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda