JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Kolombia tinggal selangkah lagi memastikan tiket 16 besar Piala Dunia 2026. Los Cafeteros menjamu RD Kongo di matchday kedua Grup K, Rabu, 24 Juni 2026, pukul 09.00 WIB di Estadio Akron, Zapopan, Guadalajara, Meksiko. Menang berarti lolos.
Buat RD Kongo, taruhannya tak kalah besar. Tim asuhan Sebastien Desabre wajib curi poin kalau mau menjaga asa di grup. Kalah, peluang mereka nyaris habis.
⚽ Baca juga: Piala Dunia 2026 — Bagan, Jadwal Hari Ini & Klasemen Live
Klasemen Grup K: Kolombia Pegang Kendali
Matchday pertama sudah memberi gambaran. Kolombia menggilas Uzbekistan 3-1 lewat gol Daniel Munoz, Luis Diaz, dan Jaminton Campaz. Tiga poin di kantong, selisih gol +2, dan kursi puncak Grup K jadi milik mereka.
RD Kongo bikin kejutan. Mereka menahan Portugal 1-1 meski cuma menguasai 25 persen bola. Gol Yoane Wissa mencatat sejarah: gol Piala Dunia pertama RD Kongo sepanjang masa. Satu poin, selisih gol nol.
Hitungannya sederhana. Kolombia menang, lolos. RD Kongo menang, klasemen kembali kacau dan grup hidup lagi.
Adu Gaya Lawan Substansi
Nestor Lorenzo menurunkan Kolombia dengan pakem 4-2-3-1 yang bisa berubah 4-3-3. Bola mengalir, umpan pendek, sayap rajin menusuk. James Rodriguez jadi otak permainan di posisi nomor 10. Luis Diaz, andalan dari sayap kiri, jadi senjata utama dengan kombinasi dribel dan penyelesaian akhir. Luis Suarez memimpin lini depan. Musim lalu ia mencetak 28 gol di Liga Portugal, meski gagal menjebol gawang Uzbekistan.
Tapi ada celah. Lini belakang empat bek Kolombia rawan. Dari lima laga terakhir, cuma sekali nirbobol. Uzbekistan bahkan sempat menyamakan 1-1 sebelum akhirnya tumbang.
RD Kongo memilih jalan berbeda. Desabre memasang 5-3-2 yang gampang beralih ke 4-4-2. Parkir bus, lalu serangan balik cepat. Lawan Portugal, dengan penguasaan bola minim, mereka justru melepas delapan tembakan dan punya xG lebih tinggi. Wissa dan Cedric Bakambu jadi mesin transisi yang berbahaya.
Kekuatan utama mereka? Disiplin. Sepuluh laga terakhir cuma sekali kalah, dengan rata-rata kebobolan 0,4 gol per pertandingan. Chancel Mbemba dan Axel Tuanzebe jadi tembok di jantung pertahanan. Masalahnya, Mbemba mengantongi kartu kuning lawan Portugal dan rawan absen kalau kena lagi.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.