JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Brasil berhadapan dengan Skotlandia dalam laga penentu Grup C Piala Dunia 2026, Kamis 25 Juni 2026 pukul 05.00 WIB di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Florida. Dua tim ini sama-sama punya taruhan besar dan salah satu dipastikan pulang lebih awal.
Brasil butuh hasil minimal imbang untuk memastikan posisi juara grup. Skotlandia? Wajib menang. Hanya kemenangan yang menjamin mereka lolos ke babak 32 besar pencapaian bersejarah yang belum pernah mereka raih sepanjang keikutsertaan di Piala Dunia.
⚽ Baca juga: Piala Dunia 2026 — Bagan, Jadwal Hari Ini & Klasemen Live
Klasemen Grup C dan Skenario Lolos
Tiga tim yaitu Brasil, Skotlandia, dan Maroko sama-sama mengoleksi 3 poin sebelum matchday terakhir. Brasil unggul selisih gol setelah menggilas Haiti 3-0 pada matchday pertama. Skotlandia meraih 3 poin dari dua laga: menang 1-0 atas Haiti, lalu kalah 0-1 dari Maroko.
Haiti terpuruk di dasar klasemen tanpa poin.
Jika Skotlandia hanya seri melawan Brasil, peluang lolos tetap ada lewat jalur peringkat tiga terbaik tapi tidak ada jaminan. Satu-satunya kepastian bagi tim asuhan Steve Clarke: menang atau pulang.
Info Pertandingan
| Detail | Keterangan |
|---|---|
| Pertandingan | Brasil vs Skotlandia – Matchday 3 Grup C |
| Stadion | Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Florida |
| Hari/Tanggal | Kamis, 25 Juni 2026 |
| Kick-off | 05.00 WIB |
| Siaran TV | TVRI Sports |
| Live Streaming | Folaplay & MAXStream |
Rekor Head to Head yang Menyiksa Skotlandia
Delapan pertemuan. Enam kemenangan Brasil. Dua imbang. Skotlandia belum pernah menang sekalipun.
Di Piala Dunia, rekornya lebih suram: tiga kali ketemu, Brasil menang tiga kali. Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di laga uji coba 2011 dan Brasil menang 2-0 lewat gol Neymar dan Alexandre Pato.
Secara historis, ini bukan pertandingan yang menguntungkan Skotlandia. Tapi situasi berbeda. Di laga gugur-guguran seperti ini, statistik bisa dikesampingkan sebab yang bicara adalah tekanan dan motivasi.
Kondisi Tim: Neymar Kembali, Skotlandia Andalkan Semangat
Brasil datang dengan kepercayaan diri tinggi. Matheus Cunha mencetak dua gol saat menghantam Haiti, sementara Vinicius Junior menambah satu. Yang paling dinantikan: Neymar disebut siap kembali beraksi setelah absen lebih dari 700 hari karena cedera.
Kembalinya Neymar ke starting eleven Carlo Ancelotti bisa mengubah segalanya. Kreativitas, set piece, dan kemampuannya menciptakan peluang dari situasi mati adalah elemen yang selama ini absen dari Selecao.
Brasil juga punya rekor mentereng di turnamen ini: 41 kali mencetak tiga gol atau lebih dalam sejarah Piala Dunia terbanyak dari semua negara.
Skotlandia? Kekuatan mereka bukan gol. Mereka menang atas Haiti lewat gol tunggal Ismael Saibari di menit kedua, lalu bermain disiplin saat kalah tipis dari Maroko. Steve Clarke membangun tim yang sulit ditembus, bukan tim yang menyerang habis-habisan. Masalahnya, malam ini mereka tidak bisa hanya bertahan.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.