Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Aplikasi Tinder Alami Lonjakan Pengguna Selama Piala Dunia 2026

Ilustrasi peningkatan aktivitas aplikasi Tinder selama turnamen sepak bola besar dunia
Aplikasi Piala Dunia 2026. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Demam sepak bola global ternyata tidak hanya membakar semangat para suporter di tribun stadion, tetapi juga memicu kehangatan di dunia maya. Laporan terbaru menunjukkan aplikasi Tinder mengalami lonjakan pengguna yang sangat signifikan di berbagai kota penyelenggara selama berlangsungnya turnamen Piala Dunia 2026.

Turnamen empat tahunan ini terbukti menjadi katalis sosial yang masif. Kehadiran jutaan turis asing di negara-negara tuan rumah seperti Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada menjadi pendorong utama fenomena ini. Berdasarkan data internal Tinder yang dihimpun dari tanggal 11 hingga 16 Juni, terjadi lonjakan interaksi yang luar biasa jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Suporter tidak hanya berburu tiket pertandingan, tetapi juga mencari koneksi baru di sela-sela jadwal laga yang padat.

Lonjakan Aktivitas Kencan Digital di Kota Tuan Rumah

Di Amerika Serikat, aktivitas kencan digital ini meningkat sangat tajam. Tinder mencatat adanya pertumbuhan jumlah pengguna aktif hingga lebih dari 15 persen. Menariknya, aktivitas geser kanan (Swipes) melonjak sekitar 25 persen, sementara jumlah kecocokan (matches) meroket hingga hampir 60 persen dibanding Juni tahun lalu. Angka ini menegaskan bahwa turnamen sepak bola terbesar di dunia ini mampu melunturkan batasan bahasa dan budaya di antara para penggemar olahraga.

Fenomena serupa juga melanda Meksiko dan Kanada. Di kota-kota penyelenggara pertandingan, rata-rata terjadi peningkatan interaksi pengguna internasional sebesar 47 persen. Angka ini didapat setelah menyaring lalu lintas perjalanan musim panas biasa, sehingga murni merepresentasikan dampak langsung dari turnamen sepak bola tersebut. Pertemuan suporter dari berbagai belahan dunia menciptakan atmosfer multikultural yang unik di setiap sudut kota penyelenggara.

Kota Penyelenggara Lonjakan Aktivitas (%) Laga Pemicu Utama
Monterrey (Meksiko) 80% Swedia vs Tunisia
Guadalajara (Meksiko) 74% Korea Selatan vs Ceko
Boston (Amerika Serikat) 47% Irak vs Norwegia

Beberapa kota bahkan mencatatkan rekor lonjakan yang sangat masif saat hari pertandingan. Di Monterrey, Meksiko, aktivitas kencan melonjak hingga 80 persen di sekitar laga Swedia melawan Tunisia. Sementara itu, Guadalajara mencatat kenaikan 74 persen saat laga Korea Selatan kontra Ceko, disusul Boston dengan kenaikan 47 persen saat pertandingan Irak melawan Norwegia.

“Sepak bola menyatukan orang, dan kami melihat hal itu tercermin secara langsung dalam cara para lajang berinteraksi di aplikasi kami selama turnamen ini berlangsung,” ujar Melissa Hobley, Chief Marketing Officer Tinder, dalam keterangan resminya.

Analisis Pergeseran Perilaku Suporter di Era Digital

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda