DETROIT — Shawn Fain, presiden United Auto Workers (UAW), dituding oleh pengawas federal telah membalas seorang pejabat senior dan menyalahgunakan kewenangannya dalam sejumlah keputusan yang disebut juga menguntungkan tunangannya serta saudara perempuan tunangannya. Temuan itu muncul dalam laporan yang dirilis Kamis, 25 Juni, hanya beberapa saat sebelum pemilihan pimpinan UAW digelar.
Laporan ini langsung menambah tekanan pada Fain, yang sedang mengejar masa jabatan kedua selama empat tahun. Nama Fain selama dua tahun terakhir dikenal luas karena memimpin pemogokan besar terhadap General Motors, Ford, dan Stellantis pada 2023, tetapi laporan monitor federal kini menggeser sorotan ke soal integritas kepemimpinan di tubuh serikat.
Laporan pengawas federal soal Shawn Fain
Neil Barofsky, pengacara asal New York yang ditunjuk pemerintah untuk mengawasi aktivitas UAW, menyebut Fain membalas Rich Boyer, pejabat serikat yang menentang sejumlah tindakan sang presiden. Dalam laporan itu, Barofsky mengatakan ada bukti yang bisa membuka jalan ke sanksi disipliner, meski keputusan final masih ditunda sambil menunggu peninjauan lanjutan.
Barofsky juga menyoroti dugaan penyalahgunaan wewenang lain. Menurut laporan itu, Fain mendorong pemberian bonus bagi pekerja nonserikat di pusat pelatihan Stellantis, langkah yang disebut akan menguntungkan tunangannya. Laporan yang sama menyebut Fain ikut mendorong Stellantis dan para pimpinan serikat agar turun tangan dalam urusan kompensasi pekerja bagi saudara perempuan tunangannya setelah ia cedera saat bekerja di pabrik Stellantis.
Isi laporan itu tidak berdiri sendiri. UAW berada di bawah pengawasan federal sejak kesepakatan 2020 dengan Departemen Kehakiman Amerika Serikat untuk menyelesaikan skandal korupsi yang pernah mengguncang serikat tersebut. Karena itu, setiap temuan monitor punya bobot besar. Ini bukan sekadar perselisihan internal. Ini menyangkut tata kelola serikat yang mewakili puluhan ribu pekerja otomotif di jantung industri mobil Amerika.
Fain bantah dan sebut laporan bermuatan politik
Fain membantah keras tudingan itu. Dalam pernyataan tertanggal Selasa dan dirilis Kamis, ia menyebut laporan Barofsky bermotif politik dan tidak berdasar. Fain juga menyinggung ketegangan personal dengan sang monitor pada 2024, saat keduanya berselisih soal seruan dewan eksekutif UAW untuk gencatan senjata di Gaza.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.