Kamis, 9 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Disparpora Ngawi hadirkan “SIMATA MOLEK” mudahkan informasi wisata

SIMATA MOLEK memudahkan informasi wisata Ngawi lewat ponsel
SIMATA MOLEK bantu wisatawan cek destinasi, kuliner, dan event Ngawi dari ponsel. (Ilustrasi: AI)

NGAWI — SIMATA MOLEK jadi cara baru Disparpora Kabupaten Ngawi merapikan informasi wisata agar mudah dicari wisatawan lewat ponsel. Aplikasi ini memuat destinasi, kuliner, budaya, event, hingga ekonomi kreatif Ngawi, dan pemerintah daerah menaruh harapan besar pada satu hal: orang tak lagi bingung mencari tujuan liburan di kabupaten ini.

Kepala Disparpora Ngawi Wiwien Purwaningsih menyebut aplikasi itu hadir sebagai sarana promosi sekaligus edukasi. “Melalui SIMATA MOLEK, wisatawan bisa mendapatkan berbagai informasi wisata di Kabupaten Ngawi,” ujarnya dalam keterangan di Ngawi, Sabtu.

Langkah ini terasa sederhana, tetapi dampaknya bisa luas. Wisatawan tak perlu lagi membuka banyak kanal atau bertanya ke sana-sini hanya untuk mengetahui lokasi wisata, jam kunjung, atau ragam kuliner yang tersedia. Cukup dari satu layar. Satu sentuhan.

SIMATA MOLEK dan cara Ngawi mengemas informasi wisata

SIMATA MOLEK adalah akronim dari Sistem Informasi Pariwisata Melalui Media Elektronik. Nama itu memang panjang, tetapi fungsinya dibuat sesederhana mungkin: menghimpun informasi wisata dalam format digital yang praktis diakses dari ponsel pintar.

Disparpora Ngawi memasukkan beragam konten ke dalam aplikasi itu. Ada destinasi wisata alam, wisata budaya, jadwal event, informasi kuliner, sampai usaha ekonomi kreatif lokal. Format seperti ini penting karena wisatawan masa kini sering memutuskan perjalanan dari informasi yang cepat dan ringkas. Kalau pencarian terlalu rumit, calon pelancong bisa berpindah ke daerah lain.

Wiwien menjelaskan aplikasi tersebut juga disiapkan sebagai alat promosi daerah. Artinya, SIMATA MOLEK bukan sekadar etalase digital. Ia juga berfungsi sebagai pintu masuk untuk mengenalkan citra Ngawi kepada pengunjung yang belum pernah datang. Dalam konteks promosi daerah, kecepatan dan kemudahan akses sering jadi pembeda. Apalagi saat orang mencari destinasi lewat ponsel, bukan lagi dari brosur cetak atau papan informasi di lokasi.

Disparpora mengunduh aplikasi itu melalui pemindaian kode batang yang disebar di kanal media sosial dan materi promosi. Skema ini memudahkan siapa pun yang melihat poster atau unggahan wisata Ngawi untuk langsung masuk ke halaman informasi. Praktis. Tidak berputar-putar.

Halaman:123Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda