Mereka terakhir bertemu dalam laga eksibisi pada Januari 2023, saat Paris Saint-Germain milik Messi menghadapi tim all-star Liga Pro Saudi yang dipimpin Ronaldo. Tapi nuansanya berbeda. Bukan laga kompetitif penuh beban. Bukan duel yang menentukan nasib turnamen. Bukan pula arena yang bisa memecah dunia sepak bola menjadi dua kubu dalam satu malam.
Di Piala Dunia 2026, harapan itu sempat hidup karena usia keduanya sudah mendekati ujung karier internasional. Ronaldo dan Messi kini bermain di benua berbeda. Kesempatan untuk bertemu di Piala Dunia berikutnya, 2030, juga belum tentu ada. Jadi, saat bagan turnamen mengarah ke perempat final, publik langsung mengerti: ini mungkin kesempatan terakhir di panggung terbesar.
⚽ Baca juga: Piala Dunia 2026 — Bagan, Jadwal Hari Ini & Klasemen Live
Hasil Portugal melawan Kolombia memadamkan kemungkinan itu lebih cepat dari dugaan. Sekarang, satu-satunya jalan agar duel akbar itu terjadi adalah final. Itu pun kalau Argentina dan Portugal sama-sama mampu menembus puncak. Dua syarat berat. Dua langkah panjang. Dan satu kesalahan kecil bisa menghapus semuanya.
Enam laga klasik yang membentuk cerita besar mereka
ESPN mengingatkan lagi betapa panjang dan panasnya riwayat keduanya. Salah satu yang paling ikonik terjadi di final Liga Champions 2009 di Roma. Barcelona menundukkan Manchester United 2-0, dan Messi ikut mencetak gol lewat sundulan langka. Hari itu, Messi keluar sebagai pemenang dalam panggung yang dipenuhi ekspektasi.
Lalu ada La Manita pada 29 November 2010, ketika Barcelona melumat Real Madrid 5-0 di Camp Nou. Messi memang tidak mencetak gol, tetapi ia memberi dua assist dan jadi pusat permainan saat Madrid yang saat itu sedang kuat justru dipermalukan di kandang lawan. Skor besar itu melekat lama di ingatan publik. Lima jari. Lima gol. Satu malam yang sulit dilupakan.
Ronaldo membalas pada final Copa del Rey 2011. Real Madrid menang 1-0 lewat sundulan di perpanjangan waktu, dan gol itu datang dari Ronaldo. Setahun kemudian, ia kembali membawa Real unggul atas Barcelona di Camp Nou lewat gol penting yang membantu Los Blancos menjauh di puncak klasemen. Bahkan selebrasinya yang tenang, dengan gestur “calma”, ikut jadi bagian cerita.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.