Senin, 29 Juni 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Fenomena Strawberry Moon 2026: Tanggal, Jam Puncak & Cara Lihat di Indonesia Gratis

Fenomena Strawberry Moon 2026: Tanggal, Jam Puncak & Cara Lihat di Indonesia Gratis
Strawberry Moon 2026 akan muncul di langit Indonesia pada Kamis, 11 Juni 2026, dengan puncak purnama pukul 16.44 WIB. Foto: JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Strawberry Moon 2026 akan muncul di langit Indonesia pada Kamis, 11 Juni 2026, dengan puncak purnama pukul 16.44 WIB tapi justru momen terbaik menyaksikannya baru dimulai saat magrib, ketika bulan terbit dari ufuk timur dalam cahaya kekuningan yang khas.

Fenomena ini bukan sekadar bulan purnama biasa. Kombinasi posisi bulan yang rendah di cakrawala dan lapisan atmosfer tebal menciptakan ilusi ukuran raksasa yang membuatnya jadi salah satu bulan purnama paling fotogenik sepanjang tahun.

Jadwal Lengkap Strawberry Moon 2026

Berdasarkan data NASA dan BMKG, puncak Strawberry Moon jatuh Kamis, 11 Juni 2026. Berikut rincian waktu per zona:

Zona Waktu Jam Puncak Purnama Waktu Terbaik Lihat
WIB 16.44 18.30 – 22.00
WITA 17.44 19.30 – 23.00
WIT 18.44 20.30 – 24.00

Kenapa malam hari lebih baik daripada siang padahal puncaknya sore? Saat puncak purnama pukul 16.44 WIB, bulan belum terbit di sebagian besar wilayah Indonesia. Bulan justru baru muncul di ufuk timur sekitar magrib, dan di sinilah keajaibannya terjadi.

Posisi bulan paling rendah di cakrawala = tampak paling besar. Itu bukan berarti bulan benar-benar membesar. Ini murni ilusi optik yang sudah dipelajari berabad-abad oleh otak manusia membandingkan bulan dengan objek di sekitarnya (pohon, gedung, pegunungan) dan menilainya lebih besar dari biasanya.

Mengapa Namanya Strawberry Moon?

Nama ini tidak ada hubungannya dengan warna merah muda atau buah stroberi secara harfiah. Tradisi penamaan bulan purnama berasal dari suku Algonquin, kelompok adat Amerika Utara, yang memberi nama tiap bulan purnama sesuai siklus alam.

Juni adalah musim panen stroberi liar di wilayah mereka. Maka bulan purnama bulan Juni disebut Strawberry Moon penanda waktu tanam dan panen, bukan deskripsi warna.

Soal warna, bulan memang tampak lebih kuning atau oranye saat terbit. Itu efek atmosfer. Cahaya bulan harus menembus lapisan udara yang lebih tebal saat posisinya rendah di cakrawala, dan panjang gelombang biru tersaring habis menyisakan warna hangat yang fotogenik. Makin tinggi bulan, makin putih warnanya.

Cara Lihat Tanpa Teleskop, Modal HP Saja

Tidak perlu peralatan mahal. Berikut cara praktis menikmati Strawberry Moon 2026:

Pilih lokasi gelap. Jauhi pusat kota yang penuh polusi cahaya. Puncak bukit, pantai, persawahan, atau taman kota di pinggiran kota sudah cukup. Semakin gelap langit, semakin jelas detail kawah bulan terlihat.

Hadap timur saat magrib. Gunakan kompas di HP untuk memastikan arah. Bulan akan muncul perlahan dari ufuk timur, berwarna oranye keemasan, sekitar 10–20 menit setelah matahari terbenam.

Pakai mode Pro atau Night di kamera HP. Atur ISO rendah (100–400) dan kecepatan rana agak lambat. Zoom 3x hingga 5x sudah menghasilkan foto yang layak. Kalau punya tripod mini, gunakan gerakan tangan sekecil apapun membuat foto bulan jadi buram.

Waktu emas: 30 menit pertama setelah terbit. Di sinilah bulan paling rendah, paling besar secara visual, dan paling oranye. Setelah satu jam, bulan naik dan warnanya memudar ke putih.

Bukan Pertanda Buruk, Bukan Keajaiban Tapi Tetap Layak Ditonton

Setiap kali fenomena bulan purnama ramai dibicarakan, muncul juga cerita mitos soal bencana, kesialan, atau pertanda kiamat. Semua itu tidak berdasar secara ilmiah.

Strawberry Moon adalah fenomena astronomi yang berulang setiap tahun. Tidak ada bukti ilmiah bahwa bulan purnama dalam kondisi apapun mempengaruhi perilaku manusia secara signifikan, apalagi menyebabkan bencana.

Yang nyata justru dampak pasang surut: bulan purnama memang mempengaruhi ketinggian air laut karena gaya gravitasi. Warga pesisir dan nelayan perlu memperhatikan ini pada 11 Juni 2026, karena pasang bisa lebih tinggi dari biasanya.

Tapi untuk sebagian besar orang, Strawberry Moon 2026 cukup dinikmati sebagai tontonan gratis. Langit cerah, bulan besar, pemandangan indah kadang sesederhana itu alasan untuk keluar rumah sebentar dan mendongak ke atas.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda