Senin, 29 Juni 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Pengunduran Diri Manuel Adorni Guncang Kabinet Milei

Pengunduran diri Manuel Adorni mengguncang kabinet Milei
Pengunduran diri Manuel Adorni menekan kabinet Milei di tengah skandal korupsi Argentina dan sorotan atas belanja mewahnya. (Ilustrasi: AI)

BUENOS AIRES — Pengunduran diri Manuel Adorni mengguncang pemerintahan Presiden Argentina Javier Milei pada Jumat, setelah kepala kabinet sekaligus tangan kanan utama Milei itu mundur di tengah tekanan atas dugaan korupsi dan gaya hidup mewahnya. Keputusan ini datang saat pemerintah tengah berusaha menjaga dukungan politik untuk agenda pemangkasan belanja yang keras.

Adorni bukan pejabat biasa. Mantan juru bicara Milei itu dulu tampil sebagai wajah publik kampanye anti-korupsi dan program austerity yang agresif sejak 2023. Kini, kepergiannya justru menambah beban politik bagi presiden yang sedang berjuang mempertahankan citra bersih di depan publik Argentina yang masih dihantam inflasi dan tekanan ekonomi.

Orang kepercayaan Milei pergi di saat paling sulit

Adorni selama ini disebut sebagai salah satu ajudan paling dipercaya Milei. Tahun lalu, Milei menunjuknya sebagai kepala kabinet dan memberinya pengaruh besar dalam negosiasi dengan para gubernur serta pemangku kepentingan lain di Kongres. Posisi itu penting. Sangat penting. Di sistem politik Argentina yang sering pecah, kepala kabinet bisa menentukan apakah agenda pemerintah bergerak atau mentok di parlemen.

Dalam surat pengunduran dirinya yang diunggah ke media sosial, Adorni menulis bahwa untuk pertama kalinya sejak 10 Desember 2023 ia melangkah melawan keinginan Milei. Ia juga berterima kasih karena telah dipercaya dan didukung selama “proses yang tidak adil, menyakitkan, dan melelahkan” bagi dirinya dan keluarganya.

Surat itu menjadi penanda berakhirnya masa yang sudah memunculkan banyak tanda tanya. Bukan hanya soal politik, tapi juga soal gaya hidup. Tekanan terhadap Adorni menumpuk setelah serangkaian laporan media lokal menyorot pengeluaran pribadinya, pembelian properti, dan perjalanan mewah yang kontras dengan gaji resminya.

Skandal belanja mewah dan penyelidikan jaksa

Jaksa federal kini menyelidiki Adorni atas dugaan pengayaan ilegal, berkaitan dengan pengeluaran yang dianggap tak sejalan dengan pernyataannya sebagai pejabat publik. Menurut bahan yang dilaporkan The New York Times, tuduhan itu berangkat dari pola belanja yang tampak bertolak belakang dengan kritik Milei dan Adorni sendiri terhadap elite populis kiri di Argentina.

Adorni membantah semua kesalahan. Namun bantahan itu terus goyah setelah media lokal memberitakan bahwa istrinya ikut terbang dengan pesawat kepresidenan ke konferensi di New York pada Maret, padahal ia bukan pejabat pemerintah. Beberapa hari kemudian, muncul rekaman yang memperlihatkan Adorni dan keluarganya naik jet pribadi ke Punta del Este, resor pantai elite di Uruguay.

Laporan lain menyebut Adorni membeli dua properti sejak Milei menjabat: sebuah apartemen di Buenos Aires dan rumah akhir pekan di luar kota. Foto-foto dari liburan mewahnya juga beredar, termasuk perjalanan ke Aruba yang disebut dibayar tunai. Semua itu memicu pertanyaan baru, terutama karena laporan kekayaan publik menunjukkan ia menerima gaji bulanan sekitar 2.600 dolar AS hingga akhir tahun lalu.

Milei sempat membelanya, tapi tekanan tak reda

Selama beberapa pekan, Milei masih membela bawahannya. Dalam wawancara dengan media lokal saat berkunjung ke Spanyol pekan lalu, ia berkata, “Manuel itu tidak bersalah.” Milei juga menegaskan bahwa ia berdiri di belakang para menterinya “sampai akhir”. Sikap itu menunjukkan betapa dekat hubungan keduanya, tapi juga memperlihatkan risiko politik yang ikut dipikul presiden.

Masalahnya, skandal ini sudah lebih dulu merusak citra pemerintah. Kepercayaan publik ikut tergerus, ruang tawar Milei dengan sekutu politik menyempit, dan pesan soal penghematan belanja menjadi kurang meyakinkan ketika rakyat Argentina masih berjuang mengejar harga yang terus bergerak lebih cepat dari gaji mereka. Dalam politik, persepsi sering lebih tajam daripada angka. Dan di sini, persepsi sedang tidak berpihak pada istana.

Karina Milei, saudara perempuan sekaligus penasihat utama presiden, menyampaikan terima kasih kepada Adorni atas “kerja tanpa lelah” dan menyebutnya sebagai anggota partai libertarian yang “jujur, berharga, dan dicintai”. Tapi pujian itu belum menjawab pertanyaan utama: siapa yang akan menggantikan Adorni sebagai kepala kabinet, dan apakah penggantinya mampu menahan guncangan yang sudah telanjur menyebar ke jantung pemerintahan.

Untuk sekarang, kursi itu masih kosong. Pemerintah Milei harus bergerak cepat, sebab setiap hari tanpa kepastian politik hanya akan memperpanjang bayangan skandal yang sudah melemahkan salah satu poros terpenting kekuasaannya.

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram