Kamis, 9 Juli 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Manuel Adorni Mundur di Tengah Skandal Korupsi Argentina

Manuel Adorni Mundur di Tengah Skandal Korupsi Argentina
Manuel Adorni mundur dari kabinet Milei di tengah dugaan korupsi. (Ilustrasi: AI)

BUENOS AIRES — Manuel Adorni, kepala kabinet Presiden Argentina Javier Milei, mengundurkan diri pada Sabtu waktu setempat di tengah sorotan atas dugaan korupsi dan gaya hidup mewah yang menyeret namanya, seperti dilaporkan Reuters. Kepergiannya memukul salah satu orang kepercayaan Milei paling lama dan paling berpengaruh di pemerintahan.

Langkah ini datang saat pemerintah Milei sudah tertekan oleh skandal yang merusak citra anti-korupsi yang selama ini diusung. Adorni memegang peran penting dalam negosiasi dengan gubernur dan mitra politik di parlemen, sehingga pengunduran dirinya berpotensi mengganggu mesin politik Casa Rosada.

Skandal yang menggerus posisi orang kepercayaan Milei

Adorni bukan nama asing di lingkaran Milei. Sebelum diangkat menjadi kepala kabinet tahun lalu, ia dikenal sebagai juru bicara presiden dan wajah dari program penghematan ekstrem serta kampanye anti-korupsi yang keras. Karena kedekatan itulah, kejatuhannya terasa lebih berat bagi Milei.

Dalam beberapa bulan terakhir, Adorni menjadi sasaran kritik setelah media lokal membongkar pengeluaran pribadinya yang dianggap tak sejalan dengan gaji resminya. Sorotan itu menumpuk cepat. Ada perjalanan keluarga dengan jet pribadi ke resor Punta del Este di Uruguay, perjalanan ke New York bersama istrinya di pesawat kepresidenan, sampai laporan pembelian dua properti sejak Milei berkuasa.

Masalahnya bukan cuma citra. Jaksa federal juga menyelidiki Adorni atas dugaan pengayaan ilegal. Investigasi ini berangkat dari dugaan pengeluaran berlebihan dan pembelian aset yang dinilai janggal. Adorni membantah melakukan pelanggaran.

Pengakuan soal uang tunai dan tekanan politik

Tekanan publik makin berat ketika Adorni akhirnya mengakui membeli dolar di pasar gelap Argentina dan menyimpan tabungan senilai 500.000 dolar AS dari otoritas pajak. Di Argentina, praktik itu memang umum di tengah krisis, tetapi tetap ilegal secara teknis dan sering tak diproses. Adorni bersikeras uang itu diperoleh secara sah, termasuk dari investasi kripto.

Pengakuan itu justru memperlebar jarak antara pidato hemat pemerintah dan kenyataan yang dilihat warga. Milei selama ini berulang kali mengecam pemborosan negara. Maka ketika salah satu pembantunya diduga hidup mewah, serangan balik politik pun tak terhindarkan. Bagi warga Argentina yang gajinya kalah cepat oleh inflasi, pesan pemerintah jadi terasa semakin sulit dipercaya.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda