Selasa, 30 Juni 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI BISNIS

Catat 6 Aplikasi Saham untuk Pemula di Indonesia

Catat 6 Aplikasi Saham untuk Pemula di Indonesia
Foto: Pixabay/Pexels

JAKARTA — Enam aplikasi saham ini bisa jadi titik awal yang tepat kalau kamu baru mau mulai investasi — tanpa perlu bingung soal cara daftar atau takut salah pilih platform. Jumlah investor ritel di Indonesia terus bertambah, dan teknologi membuat prosesnya makin mudah dari genggaman tangan.

Data Bursa Efek Indonesia mencatat jumlah investor pasar modal menembus 14 juta lebih pada 2024 — naik signifikan dibanding tiga tahun sebelumnya yang masih di bawah 4 juta. Lonjakan ini bukan kebetulan. Munculnya berbagai aplikasi berbasis smartphone yang bisa digunakan siapa saja, bahkan tanpa modal besar, jadi pendorong utamanya.

Tapi banyaknya pilihan justru sering bikin bingung. Mana yang cocok untuk pemula? Mana yang biayanya terjangkau? Dan fitur apa yang benar-benar dibutuhkan saat baru mulai?

Kenapa Pilihan Aplikasi Itu Penting

Aplikasi saham bukan sekadar tempat beli dan jual. Platform yang baik menyediakan data harga real-time, grafik historis, laporan keuangan emiten, hingga fitur edukasi. Untuk pemula, antarmuka yang mudah dipahami dan biaya transaksi yang transparan jadi dua faktor paling krusial.

Biaya transaksi, misalnya, langsung memotong keuntungan. Jika kamu beli saham senilai Rp 1 juta dengan komisi beli 0,2% dan jual 0,28%, kamu sudah kehilangan sekitar Rp 4.800 per transaksi bolak-balik. Kecil memang, tapi terakumulasi seiring waktu.

Berikut enam aplikasi yang layak dipertimbangkan investor pemula di Indonesia pada 2026.

1. Stockbit — Komunitas Investor di Satu Tempat

Stockbit punya pendekatan yang berbeda. Platform ini menggabungkan fitur jual-beli saham dengan komunitas investor, mirip media sosial tapi khusus pasar modal. Pengguna bisa membaca analisis sesama investor, berdiskusi soal saham tertentu, hingga mengikuti portofolio trader yang lebih berpengalaman.

Fitur ini sangat membantu pemula yang belum punya mentor langsung. Belajar dari diskusi nyata — bukan sekadar artikel — jauh lebih cepat. Stockbit terafiliasi dengan Sinarmas Sekuritas, jadi transaksi sahamnya sudah terdaftar dan diawasi OJK.

2. Bibit — Cocok yang Mau Santai

Bibit lebih dikenal sebagai platform reksa dana, tapi kini juga menyediakan fitur saham. Keunggulannya ada di fitur robo-advisor yang memberi rekomendasi portofolio berdasarkan profil risiko pengguna. Kamu cukup isi beberapa pertanyaan, dan sistem akan menyarankan komposisi investasi yang sesuai.

Cocok untuk pemula yang belum mau ribet analisis sendiri. Modal awal bisa dimulai dari Rp 10.000 saja.

3. Ajaib — Belajar Sambil Bertransaksi

Ajaib menonjol karena menyediakan konten edukasi yang terintegrasi langsung dalam aplikasi. Sebelum atau setelah transaksi, pengguna bisa membaca artikel, menonton video pendek, hingga mengikuti kuis investasi. Pendekatan ini membantu pemula membangun pemahaman secara bertahap.

Ajaib bermitra dengan PT Ajaib Sekuritas Asia dan sudah berizin OJK. Antarmukanya bersih dan intuitif — salah satu yang paling mudah dinavigasi oleh pengguna baru.

4. IPOT (Indo Premier Sekuritas) — Fitur Lengkap, Harga Bersahabat

IPOT dari Indo Premier Sekuritas sudah lama jadi favorit investor ritel Indonesia. Komisi transaksinya tergolong kompetitif: 0,19% untuk beli dan 0,29% untuk jual. Aplikasinya menyediakan screener saham, analisis teknikal, hingga IPO online.

Kelebihannya, IPOT juga punya fitur IPOTGO yang memungkinkan auto-invest reksa dana dan saham secara rutin. Bagi pemula yang ingin membangun kebiasaan investasi bulanan, fitur ini sangat berguna.

5. BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) — Pilihan dari Bank Pelat Merah

BRI Danareksa menggabungkan kekuatan jaringan BRI dengan layanan sekuritas Danareksa. Aplikasinya menawarkan akses ke saham, reksa dana, dan obligasi dalam satu platform. Bagi pengguna yang sudah punya rekening BRI, proses pembukaan rekening saham bisa lebih cepat karena integrasi data.

Kepercayaan pada nama besar BUMN kerap jadi pertimbangan tersendiri bagi investor pemula yang masih ragu soal keamanan dana.

6. Mandiri Sekuritas (Most) — Terintegrasi Ekosistem Mandiri

Most adalah aplikasi saham dari Mandiri Sekuritas, anak usaha Bank Mandiri. Selain saham reguler, Most juga menyediakan akses reksa dana dan produk obligasi. Keunggulan utamanya adalah kemudahan bagi nasabah Bank Mandiri — top up RDN (Rekening Dana Nasabah) bisa langsung dari aplikasi Livin’ by Mandiri.

Antarmuka Most cukup ramah untuk pemula, dengan panduan langkah demi langkah saat pertama kali membuka akun.

Yang Perlu Dicek Sebelum Pilih Aplikasi

Semua aplikasi di atas sudah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bursa Efek Indonesia. Tapi sebelum memutuskan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Pertama, cek besaran setoran awal. Beberapa platform membutuhkan minimal Rp 100.000, ada yang bisa mulai dari Rp 10.000. Kedua, perhatikan struktur biaya — komisi beli dan jual bisa berbeda antar platform. Ketiga, pastikan ada fitur edukasi atau komunitas yang bisa mendukung proses belajar kamu.

Investasi saham bukan skema cepat kaya. Tapi dengan platform yang tepat dan konsistensi, hasil jangka panjangnya bisa jauh melampaui simpanan biasa di bank. Mulai dari yang kecil, pahami dulu cara kerjanya, baru perlahan tambah porsi investasi.


Ringkasan 3 Poin Penting:

  • Stockbit unggul di fitur komunitas; cocok bagi pemula yang ingin belajar dari diskusi investor lain.
  • IPOT dan Ajaib punya biaya transaksi kompetitif plus fitur edukasi terintegrasi — dua pilihan paling populer di kalangan investor baru.
  • Selalu pastikan aplikasi yang dipilih sudah berizin OJK dan cek struktur biaya sebelum transaksi pertama.

FAQ Singkat

Berapa modal minimal untuk mulai investasi saham di aplikasi ini?
Tergantung platform. Bibit bisa mulai dari Rp 10.000, sementara IPOT dan Most umumnya membutuhkan setoran awal sekitar Rp 100.000.

Apakah semua aplikasi ini aman?
Ya, semuanya terdaftar dan diawasi OJK serta Bursa Efek Indonesia. Dana nasabah disimpan terpisah di RDN atas nama masing-masing investor.

Mana yang paling cocok untuk pemula absolut?
Bibit (karena ada robo-advisor) dan Ajaib (karena konten edukasi bawaan) sering direkomendasikan sebagai titik awal yang paling ramah bagi pemula.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda