Selasa, 7 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Deretan Kenaikan Harga Gadget dan Konsol Gegara Krisis RAM

Deretan Kenaikan Harga Gadget dan Konsol Gegara Krisis RAM
Foto: Ali Pli/Unsplash

Microsoft bahkan secara terbuka mengakui bahwa harga Xbox dan aksesorinya naik sebagian karena tekanan rantai pasokan komponen. Laptop kelas menengah dari berbagai merek mulai menghilang dari rak toko dengan harga lama — ketika stok habis, yang datang adalah varian baru dengan harga lebih tinggi meski spesifikasinya nyaris identik.

Untuk konsumen Indonesia, ini terasa dua kali lipat. Kurs rupiah yang berfluktuasi terhadap dolar AS sudah membuat harga elektronik impor lebih mahal secara struktural. Ketika harga dasar komponen di pasar global ikut naik, efek ganda itu langsung terasa di toko-toko Jabodetabek hingga platform e-commerce.

Mengapa Produksi Chip Tidak Bisa Langsung Ditambah?

Ini pertanyaan yang wajar. Kalau permintaan meledak, kenapa pabrik chip tidak langsung ekspansi?

Jawabannya: tidak semudah itu. Membangun satu fasilitas produksi semikonduktor — yang dalam industri disebut fab — membutuhkan investasi antara 10 hingga 20 miliar dolar AS dan waktu konstruksi tiga hingga lima tahun sebelum bisa berproduksi. Samsung, SK Hynix, dan Micron — tiga produsen DRAM terbesar dunia — sudah mengumumkan ekspansi kapasitas, tapi hasil nyatanya baru akan terasa paling cepat pada 2026 atau 2027.

Sementara menunggu itu, permintaan dari sektor AI tidak berhenti. Justru sebaliknya. Setiap rilis model AI baru — GPT-5, Gemini Ultra, Claude versi terbaru — butuh lebih banyak memori lagi untuk pelatihan dan inferensi. Lonjakan permintaan terus berlari, sementara pasokan berjalan kaki.

Ada faktor lain yang memperparah: chip memori untuk AI bukan chip biasa. Server AI umumnya menggunakan HBM (High Bandwidth Memory), jenis memori khusus yang jauh lebih mahal dan kompleks dibanding DRAM standar untuk laptop atau ponsel. Ketika kapasitas produksi dialihkan ke HBM, pasokan chip memori standar ikut terkompres.

Dampak Nyata bagi Konsumen dan Pasar Indonesia

Bagi konsumen yang berencana membeli laptop baru untuk kuliah atau kerja, atau orang tua yang ingin membelikan konsol game untuk anaknya, Ramageddon bukan sekadar istilah teknis. Ini berarti anggaran yang direncanakan enam bulan lalu mungkin sudah tidak cukup hari ini.

Halaman:123Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda