Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Gol Eustaquio Bawa Kanada Lolos 16 Besar Piala Dunia

Pemain Kanada merayakan gol dramatis untuk memastikan Kanada Lolos 16 Besar Piala Dunia
Klasemen Piala Dunia 16 Besar. (Ilustrasi: AI)

INGLEWOOD — Tim nasional Kanada berhasil mengamankan tiket bersejarah setelah mengalahkan Afrika Selatan dengan skor tipis 1-0 pada laga babak gugur. Gol spektakuler Stephen Eustaquio di masa injury time memastikan Kanada Lolos 16 Besar Piala Dunia untuk pertama kali dalam sejarah sepak bola mereka pada pertandingan yang berlangsung di Los Angeles Stadium, Minggu (28/6) waktu setempat.

Eustaquio menjadi pahlawan kemenangan setelah melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras tanpa bisa dijangkau oleh kiper Afrika Selatan, Ronwen Williams. Momen krusial pada menit ke-90+ ini langsung memicu gemuruh luar biasa dari ribuan pendukung Kanada yang memadati stadion.

Afrika Selatan yang sepanjang laga tampak bermain aman untuk memaksakan babak perpanjangan waktu, mencoba menyerang total di sisa waktu. Namun, pertahanan kokoh yang digalang skuad asuhan Jesse Marsch berhasil mempertahankan keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai.

Frustrasi Kanada dan Drama VAR Babak Pertama

Pertandingan berjalan sangat alot sejak menit pertama karena kedua tim sama-sama baru pertama kali merasakan atmosfer babak gugur. Kanada sempat mendapat peluang emas sesaat sebelum turun minum lewat skema sepak pojok. Bola liar hasil sundulan Moise Bombito disapu tepat di garis gawang oleh Aubrey Modiba, sebelum tembakan jarak dekat Tajon Buchanan membentur dada kiper Williams.

Ketegangan meningkat ketika Richie Laryea terjatuh di kotak terlarang Afrika Selatan. Wasit sempat menghentikan laga untuk berkomunikasi dengan ruang VAR. Setelah peninjauan yang cukup lama, diputuskan tidak ada penalti untuk Kanada, keputusan yang langsung disambut sorakan kecewa dari suporter di tribun.

Pelatih Kanada, Jesse Marsch, bahkan terlihat terus melakukan protes keras kepada wasit saat berjalan menuju lorong stadion di jeda babak pertama. Bombito bahkan harus turun tangan untuk menenangkan sang pelatih agar tidak mendapat sanksi lebih berat dari pengadil lapangan.

Perubahan Taktik dan Kebuntuan yang Pecah

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan tidak banyak berubah dengan Afrika Selatan yang menumpuk pemain di area pertahanan sendiri dengan skema low block yang disiplin. Mereka sengaja menurunkan tempo permainan guna meredam agresivitas para penyerang sayap Kanada.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda