Rabu, 1 Juli 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Company Visit TASPEN: 120 Mahasiswa ITS Bahas Risiko Aktuaria

Company Visit TASPEN
Credit: JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Company Visit TASPEN di Kantor Pusat PT TASPEN (Persero), Jakarta, pada Senin (29/6), mempertemukan 120 mahasiswa Departemen Aktuaria Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan praktisi perusahaan pelat merah itu untuk membahas cara kerja aktuaria dalam pengelolaan jaminan sosial dan asuransi sosial.

Kunjungan ini penting. TASPEN sedang membuka proses bisnis, risiko, dan inovasi layanan kepada kalangan kampus, sementara mahasiswa mendapat gambaran langsung soal bagaimana data, perhitungan risiko, dan keberlanjutan dana pensiun saling terkait dalam sistem perlindungan sosial negara.

Mahasiswa belajar langsung dari praktisi TASPEN

Dalam agenda yang mengusung tema “Unveiling Risk in the Actuarial World”, para peserta mengikuti pemaparan materi, diskusi interaktif, dan sesi berbagi bersama Corporate Communication and Media Relations Department Head TASPEN, tim aktuaria, serta tim manajemen risiko. Formatnya tidak kaku. Mahasiswa bisa bertanya langsung soal tantangan operasional, pengelolaan risiko, sampai keputusan berbasis data yang dipakai perusahaan.

Corporate Secretary TASPEN, Henra, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai aktuaria punya posisi strategis dalam menjaga keberlanjutan program sosial yang dikelola perusahaan.

Bagi TASPEN, aktuaria menjadi salah satu bidang strategis yang berperan penting dalam mendukung pengelolaan risiko dan keberlanjutan program sosial. Oleh karena itu, kami berharap kolaborasi ini dapat terus melahirkan talenta unggul yang siap menjawab tantangan masa depan dunia asuransi dan jaminan sosial,” ujar Henra.

Di ruang diskusi itu, mahasiswa juga mendapat penjelasan soal transformasi bisnis TASPEN, peran perusahaan dalam sistem jaminan sosial nasional, dan inovasi layanan yang terus dikembangkan untuk peserta. Materi ini relevan bagi mahasiswa aktuaria yang kelak masuk ke industri asuransi, dana pensiun, lembaga keuangan, atau sektor kebijakan publik.

Aktuaria, risiko, dan keberlanjutan program

Tim Aktuaria TASPEN memaparkan bagaimana perhitungan aktuaria dipakai untuk menjaga keberlangsungan program jaminan sosial bagi lebih dari 9 juta peserta ASN aktif dan pensiunan. Angka itu besar. Setiap keputusan terkait manfaat, cadangan dana, dan risiko jangka panjang harus dihitung cermat agar program tetap sehat dan bisa dibayar di masa mendatang.

Di titik ini, peran aktuaria tidak berhenti pada hitung-hitungan teknis. Bidang ini memengaruhi keputusan manajemen, desain program, dan kemampuan perusahaan membaca perubahan demografi serta pola klaim. Bagi peserta, hasil akhirnya terasa sederhana: layanan tetap berjalan, manfaat tetap terjaga, dan dana pensiun dikelola dengan disiplin.

TASPEN juga menekankan bahwa keterbukaan informasi publik menjadi bagian dari agenda perusahaan. Melalui kegiatan seperti Company Visit, perusahaan ingin memperlihatkan cara kerja internalnya kepada mahasiswa dan akademisi, sekaligus memperkuat posisinya sebagai center of excellence dalam pengelolaan jaminan sosial, dana pensiun, dan manajemen risiko.

Keterbukaan publik dan minat kampus

Dalam tiga tahun terakhir, TASPEN menerima lebih dari 260 mahasiswa dan akademisi dari enam perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Sepanjang 2026, melalui PPID, perusahaan juga sudah menerima lebih dari 70 permohonan informasi publik. Sekitar 80 persen di antaranya datang dari mahasiswa dan akademisi.

Data itu menunjukkan minat yang tinggi dari dunia kampus terhadap tata kelola jaminan sosial. Wajar saja. Di saat isu pensiun, perlindungan ASN, dan efisiensi layanan publik makin sering dibahas, model pengelolaan TASPEN menjadi bahan belajar yang konkret bagi mahasiswa aktuaris maupun peneliti kebijakan.

Langkah TASPEN ini juga sejalan dengan dorongan pemerintah untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia. Perusahaan menyebut kegiatan tersebut mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui penguatan kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri. Bagi kampus, akses seperti ini memberi nilai tambah. Bagi perusahaan, ini jalan untuk menyiapkan talenta yang paham risiko sejak awal.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat terus melahirkan talenta unggul yang siap menjawab tantangan masa depan dunia asuransi dan jaminan sosial,” kata Henra.

FAQ

1. Apa itu Company Visit TASPEN?
Program kunjungan mahasiswa ke Kantor Pusat TASPEN untuk belajar langsung soal operasional, aktuaria, dan manajemen risiko perusahaan.

2. Siapa yang ikut kegiatan ini?
Sebanyak 120 mahasiswa Departemen Aktuaria ITS bersama tiga dosen pendamping.

3. Apa tema kegiatan ini?
“Unveiling Risk in the Actuarial World”.

4. Apa yang dibahas dalam sesi tersebut?
Transformasi bisnis TASPEN, peran dalam jaminan sosial nasional, inovasi layanan, aktuaria, dan pengelolaan risiko.

5. Mengapa kegiatan ini penting?
Karena membuka akses mahasiswa untuk memahami praktik nyata pengelolaan dana pensiun dan jaminan sosial bagi lebih dari 9 juta peserta.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda