Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Prancis Membara! Suhu Tembus 40 Derajat Celcius, Warga Serbu Toko dan Rebutan AC

Prancis Membara! Suhu Tembus 40 Derajat Celcius, Warga Serbu Toko dan Rebutan AC
Foto: Timon Studler/Unsplash

Para pakar meteorologi menyebut penyebab utamanya adalah fenomena heat dome atau kubah panas. Sistem tekanan tinggi memerangkap udara hangat di dekat permukaan bumi. Akibatnya, awan sulit terbentuk, sinar matahari menghantam lebih langsung, dan panas terus terkurung di wilayah yang sama.

Kalau sudah begini, udara seperti tidak bergerak. Pengap. Menyengat.

Risiko kesehatan ikut naik

Otoritas kesehatan setempat mengingatkan bahwa paparan suhu ekstrem di atas 40 derajat Celcius sangat berbahaya. Dehidrasi berat, kelelahan panas, hingga heat stroke mengintai siapa pun yang terlalu lama berada di luar ruangan tanpa perlindungan memadai. Anak-anak dan lansia masuk kelompok paling rentan.

Saat heat stroke terjadi, tubuh kehilangan kemampuan mendinginkan diri. Suhu inti tubuh naik drastis dan bisa merusak otak, ginjal, hingga organ vital lain dalam waktu singkat. Karena itu, imbauan untuk banyak minum air putih, tetap di dalam ruangan, dan memanfaatkan pendingin jadi sangat penting.

Bagi pembaca, situasi di Prancis memberi gambaran nyata bahwa gelombang panas bukan lagi fenomena jauh di Eropa. Cuaca ekstrem seperti ini bisa memukul kesehatan, transportasi, konsumsi listrik, sampai ketersediaan barang di toko. Saat suhu melonjak, kebutuhan paling sederhana pun berubah jadi rebutan.

Prancis pun belum sendirian. Laporan yang sama menyebut cengkeraman gelombang panas berbahaya ini meluas ke Italia dan Spanyol. Eropa kembali diuji, dan kali ini dampaknya terasa sampai rak-rak toko yang kosong lebih cepat dari biasanya.

Di Chambery, pemandangan warga berebut AC jadi penanda paling gamblang: ketika suhu tembus 40 derajat, barang dingin mendadak lebih berharga dari sebelumnya.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda