JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Berinvestasi kini tidak lagi membutuhkan modal besar hingga jutaan rupiah karena masyarakat bisa memulai langkah finansial ini hanya dengan modal minim. Layanan agen penjual efek reksadana (APERD) online kini menyediakan pilihan investasi reksadana mulai Rp10 ribu yang aman dan praktis untuk menjaga nilai aset dari inflasi.
Langkah ini menjadi solusi konkret bagi pekerja dengan gaji setara Upah Minimum Regional (UMR) yang ingin membangun portofolio investasi tanpa harus mengorbankan kebutuhan harian. Kehadiran opsi reksadana murah ini sekaligus mendemokratisasi akses pasar modal bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.
Berdasarkan data Nilai Aktiva Bersih (NAB) per 30 Juni 2026, berikut adalah rangkuman instrumen investasi terjangkau yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui platform Bibit dan Ajaib.
Tabel 10 Reksadana 10 Ribu Terbaik 2026 Bibit Ajaib
Pilihan produk investasi ini mencakup berbagai profil risiko, mulai dari yang berkarakter defensif hingga agresif untuk jangka panjang:
| No | Nama Reksadana | Jenis | 1 Tahun | Risiko | Cocok Untuk | Platform |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Sucorinvest Money Market | Pasar Uang | 5.2% | Rendah | Dana darurat | Bibit, Ajaib |
| 2 | Bibit Cash Pro | Pasar Uang | 5.8% | Rendah | Nabung harian | Bibit |
| 3 | Ajaib Money Market | Pasar Uang | 5.5% | Rendah | Pemula banget | Ajaib |
| 4 | Manulife Obligasi Negara | Obligasi | 7.3% | Sedang | 1-3 tahun | Bibit, Ajaib |
| 5 | BNI AM Dana Stabil | Campuran | 8.9% | Sedang | 3-5 tahun | Bibit |
| 6 | Schroder Dana Prestasi | Saham | 14.2% | Tinggi | 5+ tahun | Ajaib, Bibit |
| 7 | Trimegah Saham Unggulan | Saham | 13.8% | Tinggi | Pensiun | Bibit |
| 8 | Simas Saham Unggulan | Saham | 15.1% | Tinggi | Agresif | Ajaib |
| 9 | Pinnacle Index Fund | Index | 11.5% | Sedang-Tinggi | Ikut IHSG | Bibit |
| 10 | Eastspring IDR | Obligasi | 7.1% | Sedang | Anti inflasi | Ajaib |
*Data NAB per 30 Juni 2026. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan jaminan imbal hasil di masa depan. Selalu sesuaikan dengan profil risiko pribadi sebelum membeli.
3 Rekomendasi Sesuai Tujuan Kamu
Menentukan instrumen investasi harus disesuaikan dengan target waktu dan kebutuhan finansial Anda masing-masing agar hasilnya optimal.
1. Buat Dana Darurat / Nabung Harian → Reksadana Pasar Uang
Pilihan terbaik jatuh pada Sucorinvest Money Market dengan return 5.2% atau Bibit Cash Pro dengan return 5.8%. Keunggulannya adalah proses pencairan yang hanya memakan waktu 1 hari kerja, risiko paling rendah, serta imbal hasil yang mampu mengalahkan bunga deposito perbankan biasa. Sangat ideal untuk mengamankan dana darurat sebesar 6 kali pengeluaran bulanan.
2. Buat DP Rumah 1-3 Tahun → Reksadana Obligasi
Instrumen Manulife Obligasi Negara dengan return 7.3% menjadi opsi yang rasional. Portofolio produk ini didominasi oleh Surat Utang Negara yang memiliki tingkat keamanan tinggi karena dijamin oleh pemerintah. Imbal hasil kisaran 7% ini terbukti efektif mengalahkan laju inflasi tahunan yang berada di kisaran 2.5%.
3. Buat Pensiun / Jangka Panjang 5+ Tahun → Reksadana Saham
Bagi Anda yang menyasar target jangka panjang, Simas Saham Unggulan (15.1%) atau Schroder Dana Prestasi (14.2%) sangat layak dilirik. Potensi keuntungan produk ini merupakan yang tertinggi dibanding jenis lainnya, meskipun fluktuasi harian sangat wajar terjadi. Kunci suksesnya adalah konsistensi melakukan Dollar Cost Averaging (DCA) atau menabung rutin setiap bulan.
Simulasi Reksadana Rp100rb/Bulan 5 Tahun
Apabila Anda secara konsisten menyisihkan uang sebesar Rp100 ribu per bulan (setara Rp1.2 juta per tahun), berikut adalah proyeksi pertumbuhan dana Anda selama 5 tahun ke depan menggunakan efek bunga majemuk:
| Jenis | Return/Tahun | Total 5 Tahun | Keuntungan |
|---|---|---|---|
| Pasar Uang | 5.5% | Rp6.300.000 | +Rp300.000 |
| Obligasi | 7.3% | Rp6.850.000 | +Rp850.000 |
| Saham | 15.0% | Rp9.020.000 | +Rp3.020.000 |
*Simulasi di atas menggunakan perhitungan bunga majemuk serta belum menghitung potongan biaya transaksi dan skema pajak yang berlaku.
Bibit vs Ajaib vs Bareksa – Pilih Mana 2026?
Ketiga platform APERD terbesar di Indonesia ini menawarkan keunggulan masing-masing yang bisa disesuaikan dengan kenyamanan pengguna:
| Fitur | Bibit | Ajaib | Bareksa |
|---|---|---|---|
| Min Beli | Rp10.000 | Rp10.000 | Rp10.000 |
| Biaya Beli/Jual | Gratis* | Gratis* | Ada* |
| UI Pemula | Paling gampang | Gampang | Lengkap |
| Robo Advisor | Ada | Ada | Nggak |
| Produk | 100+ RD | 100+ RD | 200+ RD |
*Gratis biaya transaksi merupakan promo kebijakan masing-masing platform. Bareksa menjadi opsi menarik bagi investor yang juga ingin mengoleksi Surat Berharga Negara (SBN) secara langsung dalam satu aplikasi.
Cara Daftar Reksadana 10rb di Bibit/Ajaib 3 Menit
Memulai investasi reksadana kini sangat praktis dan sepenuhnya berbasis digital:
- Unduh aplikasi Bibit atau Ajaib melalui Google Play Store atau Apple App Store.
- Lakukan pendaftaran akun menggunakan data KTP, verifikasi wajah (selfie), serta siapkan NPWP jika ada.
- Tunggu proses verifikasi dokumen yang biasanya selesai dalam waktu maksimal 1×24 jam.
- Lakukan top up saldo menggunakan dompet digital (e-wallet) atau transfer bank dengan nominal minimal Rp10.000.
- Pilih produk reksadana incaran Anda dari daftar tabel di atas, lalu tekan tombol “Beli”.
Pajak Reksadana 2026 Wajib Tau
Sebagai wajib pajak yang taat, pahami regulasi perpajakan yang mengikat instrumen investasi ini pada tahun 2026:
- Keuntungan Penjualan: Setiap transaksi penjualan reksadana yang menghasilkan keuntungan kini dikenakan PPh Final sebesar 10% yang langsung dipotong secara otomatis oleh sistem saat pencairan.
- Dividen: Pembagian dividen dari produk reksadana juga menjadi objek PPh Final sebesar 10%.
- Pelaporan SPT: Wajib pajak tetap harus melaporkan kepemilikan aset dan keuntungan ini pada SPT Tahunan di bagian “Penghasilan Lain”. Pihak Bibit atau Ajaib akan menyediakan dokumen e-Bupot resmi untuk mempermudah pelaporan Anda.
Bagikan informasi berharga ini kepada rekan kerja atau kerabat dekat Anda yang ingin memulai kebiasaan finansial sehat sejak dini tanpa perlu menunggu mapan.
FAQ Reksadana 10 Ribu
Q: Reksadana 10 ribu beneran bisa untung?
A: Bisa, imbal hasil berkisar antara 5% hingga 15% per tahun tergantung pada jenis reksadana yang Anda pilih. Pembelian Rp10 ribu sangat baik digunakan untuk memahami mekanisme kerja pasar modal terlebih dahulu.
Q: Reksadana Bibit vs Ajaib bagus mana?
A: Kedua aplikasi ini memiliki kelebihan setara dan berizin resmi OJK. Bibit unggul dengan tampilan antarmuka (UI) yang ramah bagi pemula, sedangkan Ajaib menjadi pilihan tepat jika Anda juga ingin bertransaksi saham dalam satu tempat.
Q: Reksadana kena pajak nggak 2026?
A: Ya, keuntungan dari hasil penjualan reksadana dikenakan tarif PPh Final sebesar 10% yang langsung dipotong secara otomatis pada platform investasi Anda.
Disclaimer: Nilai Aktiva Bersih (NAB) dan performa reksadana dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Selalu lakukan analisis mandiri dan cek detail produk di aplikasi sebelum mengambil keputusan investasi.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.