Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI BISNIS

RI-Ras Al Khaimah UEA jajaki kerja sama investasi

RI-Ras Al Khaimah UEA jajaki kerja sama investasi
Indonesia menjajaki kerja sama investasi dan pariwisata dengan Ras Al Khaimah, UEA, untuk memperluas kemitraan ekonomi hingga ke seluruh tujuh emirat. Foto: Wikimedia Commons

KBRI Abu Dhabi menegaskan bahwa pertemuan di awal pekan ini hanyalah langkah awal. Mereka memiliki mandat untuk mendorong tindak lanjut yang lebih konkret dari setiap poin pembahasan. Target besarnya tentu saja menciptakan keterikatan produktif yang tidak hanya menguntungkan pemerintah, tetapi juga sektor swasta dari kedua pihak. Ke depan, diharapkan akan ada forum bisnis khusus yang mempertemukan pelaku usaha dari Indonesia dengan entitas bisnis di Ras Al Khaimah.

Diversifikasi Diplomasi Ekonomi

Hubungan diplomatik Indonesia dan UEA sendiri telah menapaki usia 50 tahun pada 2026. Momentum ini digunakan untuk memperdalam kerja sama secara merata di semua wilayah emirat. Selama ini, hubungan sering kali terpusat pada Abu Dhabi atau Dubai. Perluasan kerja sama ke Ras Al Khaimah diharapkan bisa memberikan diversifikasi peluang bagi pelaku bisnis dalam negeri yang selama ini kesulitan menembus pasar utama UEA.

Langkah ini menempatkan diplomasi ekonomi sebagai garda terdepan dalam agenda luar negeri Indonesia di Timur Tengah. Sejauh ini, pola kerja sama bilateral yang lebih personal antar-emirat terbukti efektif memangkas birokrasi dan mempercepat realisasi investasi. Fokus utama tetap pada nilai tambah bagi tenaga kerja Indonesia di luar negeri dan akses pasar bagi produk manufaktur lokal yang kini mulai melirik pasar non-tradisional.

Untuk para pelaku usaha di Indonesia, kolaborasi ini membawa pesan penting. Pasar tidak boleh lagi hanya terpaku pada pusat-pusat ekonomi mapan. Ras Al Khaimah, dengan ambisi ekonominya, menawarkan ruang pertumbuhan yang lebih fleksibel. Pemerintah berharap, integrasi ekonomi ini akan diikuti dengan peningkatan volume perdagangan non-migas dalam jangka menengah, sekaligus memperkokoh posisi tawar Indonesia di kawasan Teluk. Langkah berikutnya akan berfokus pada pemetaan kebutuhan tenaga kerja terampil untuk disinkronkan dengan program sertifikasi yang diakui di UEA.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda