Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Film Live-Action Game Persona Sedang Dikerjakan, Akan Tayang Di Netflix

Film Live-Action Game Persona Sedang Dikerjakan, Akan Tayang Di Netflix
Netflix resmi garap film live-action game Persona. Foto: Wikimedia Commons

JAKARTA — Netflix akhirnya memberi kepastian bagi para penggemar yang sudah lama menunggu adaptasi *live-action* Persona. Proyek ambisius ini resmi dikembangkan untuk membawa kompleksitas dunia RPG legendaris dari Atlus ke layar lebar atau serial eksklusif. Kabar ini menjadi angin segar bagi basis pemain setia yang selama ini hanya bisa menikmati narasi mendalam tersebut melalui konsol game. Transisi dari media interaktif ke visual naratif selalu menyimpan risiko besar. Namun, keterlibatan nama-nama besar di balik layar menjadi indikator kuat bahwa Netflix tidak ingin bermain-main dengan waralaba ini.
Keseriusan tersebut terlihat dari penunjukan Christopher Monfette sebagai *showrunner* sekaligus penulis naskah. Monfette memiliki rekam jejak mentereng dalam menggarap drama fiksi ilmiah, seperti *12 Monkeys* dan *Star Trek: Picard*. Karyanya dikenal piawai dalam membedah alur cerita yang berlapis, sebuah keahlian mutlak yang dibutuhkan untuk mengadaptasi *Persona*. Game ini bukan hanya sekadar pertarungan melawan bayangan (Shadows), melainkan eksplorasi psikologis mendalam tentang identitas manusia dan tekanan sosial yang dialami remaja di Jepang.

Kombinasi Produser Papan Atas

Dukungan di balik layar tidak berhenti pada sosok penulis naskah. Netflix menggandeng 21 Laps Entertainment, rumah produksi yang sukses dengan fenomena *Stranger Things*. Keterlibatan Shawn Levy, Dan Levine, dan Robert Atwood menjadi sinyal bahwa *Persona* akan dikemas dengan standar produksi kelas dunia. Mereka bekerja sama erat dengan Story Kitchen, firma produksi yang dipimpin oleh Dmitri M. Johnson—sosok kunci di balik kesuksesan adaptasi film *Sonic the Hedgehog*.
Kehadiran Toru Nakahara dari Sega sebagai pengawas memastikan bahwa nyawa dari waralaba ini tidak hilang selama proses adaptasi. Dalam banyak kasus adaptasi game ke film, kegagalan sering terjadi karena pengembang asli kehilangan kontrol kreatif atas aset mereka. Dengan melibatkan Nakahara, ada upaya nyata untuk menjaga keseimbangan antara visi kreatif tim produksi dan esensi budaya Jepang yang menjadi akar dari seri *Persona*. Emily Feher dari 21 Laps juga akan berperan strategis sebagai pengawas pengembangan, memastikan setiap episode atau babak cerita memiliki konsistensi kualitas yang terjaga sejak awal hingga akhir.

Kenapa Persona Berisiko Tinggi?

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda